Home / Lipsus / Advetorial / Berkat “Tangan Dingin” KSK, Kabupaten Konawe Berhasil Raih Sejumlah Penghargaan, Terbaru dari Menpan RB
Make Image responsive
Make Image responsive

Berkat “Tangan Dingin” KSK, Kabupaten Konawe Berhasil Raih Sejumlah Penghargaan, Terbaru dari Menpan RB

Make Image responsiveMake Image responsive

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Berkat “tangan dingin” Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK), Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil meraih sejumlah penghargaan. Mulai dari Piagam Adipura, Opini WTP secara berturut – turut hingga penghargaan tingkat nasional.

Diketahui, Kabupaten Konawe belum lama ini diganjar penghargaan dari Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia sebagai Kabupaten yang menempati peringkat ketujuh nasional dalam capaian realisasi investasi tahun 2021.

Kali ini, Pemda Konawe kembali meraih penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Cahyo Kumolo atas prestasi Akuntabilitas Kinerja tahun 2021 dengan Predikat nilai B.

Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand Sapan, SP, MH. Menurut Ferdy sapaan akrab Sekda, semua prestasi yang diraih berkat kerja keras Bupati dalam memajukan daerah ini.

Penghargaan Menpan RB atas Prestasi Akuntabilitas Kinerja tahun 2021

Oleh karenanya, mewakili Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, Ferdy mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan. Kata dia, penghargaan ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen dari pemerintahan KSK dalam memajukan daerah.

“Alhamdulillah tahun ini Pemkab Konawe menerima penghargaan atas prestasi Akuntabilitas Kinerja tahun 2021 dengan nilai B. Semoga ke depannya kita bisa lebih baik lagi sehingga dapat mewujudkan Visi Konawe Maju dan Mandiri tahun 2023,” ucapnya, Rabu 13 April 2022.

Jenderal ASN Konawe ini menerangkan bahwa pemberian penghargaan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang SAKIP. Selain itu mengacu pada Peraturan Menpan RB Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi atas Implementasi SAKIP.

Tujuan dari evaluasi SAKIP ini kata Ferdy yakni menilai tingkat akuntabilitas atau pertanggungjawaban atas hasil terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang berorientasi pada hasil.

“SAKIP adalah Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, di mana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan,” jelas Ferdy.

Sekda Konawe Dr. Ferdinand Sapan, SP, MH saat memberikan keterangan kepada awak media. Dok Suara Sultra

Lebih lanjut Ferdy menuturkan, di bawah kepemimpinan Bupati Konawe KSK, Kabupaten Konawe dari sisi kinerja penurunan angka kemiskinan juga telah berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 15,65 persen di tahun 2017 menjadi 13,03 persen di tahun 2021.

Capaian tersebut masih kata Ferdy, sekaligus menempatkan Kabupaten Konawe sebagai daerah dengan kinerja penurunan angka kemiskinan tercepat se-Provinsi Sulawesi Tenggara dalam 5 tahun terakhir.

Sementara indeks pembangunan manusia (IPM) juga terus mengalami peningkatan dimana pada tahun 2018 sebesar 70,72 kemudian pada tahun 2019 naik menjadi 71,29, selanjutnya tahun 2020 mencapai 71,35 dan tahun 2021 meningkat menjadi 71,48 persen.

Sehingga masih kata Ferdy, optimisme KSK yang ingin Konawe menjadi yang terbaik di Bumi Anoa ini tak bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, belum lama ini ( 16 Februari 2022) lalu, Pemda Konawe juga menerima penghargaan dari Kementerian Investasi/ BKPM sebagai Kabupaten dengan capaian investasi terbesar ketujuh di Indonesia.

Selain itu, Badan Pusat Statistik Provinsi Sultra juga telah merilis data laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan 2010. Dalam data tersebut, Kabupaten Konawe merajai pertumbuhan ekonomi selama empat tahun berturut – turut.

Penghargaan dari Menteri Investasi Bahlil Lahadalia

Yang paling membanggakan lagi, di saat pandemi menyerang sektor perekonomian daerah, di bawah kepemimpinan KSK, ekonomi Konawe masih tumbuh positif ( 2020: 6,42 %, 2021: 6,51%). Sementara pertumbuhan ekonomi daerah lainnya minus bahkan sampai minus (-0,01% hingga -3,40%).

“Kedua pencapaian Kabupaten Konawe tersebut menjadi kado terindah pak KSK di HUT Konawe ke – 62 tahun 2022,” ujarnya.

Dengan kerja keras KSK bersama jajarannya, serta dukungan penuh masyarakat Kabupaten Konawe, Ferdy menyebut niscaya VISI Pemerintahan Kery Saiful Konggoasa yakni Konawe Maju dan Mandiri tahun 2023 akan terwujudkan.

Oleh karenanya, Ferdy pun menekankan kepada seluruh stakeholder di daerah ini untuk terus meningkatkan disiplin dan etos kerja sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi sebagaimana yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe di bawah pemerintahan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa.

Diketahui, selama KSK menakhodai daerah lumbung beras Sultra ini, sudah banyak penghargaan yang telah diraih. Sehingga KSK tidak diragukan lagi dalam memimpin suatu daerah. Tangan dingin KSK mampu membuat daerah yang ia pimpin bersaing di tingkat nasional. Sehingga tidak salah jika sejumlah pihak menyebut Konawe Gemilang adalah cikal bakal dari Sultra Gemilang.

Laporan: Sukardi Muhtar

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!