Home / Daerah / Jalur Transportasi Putus, Warga Dibantu TNI dan Polri Bangun Jembatan Darurat
Make Image responsive

Jalur Transportasi Putus, Warga Dibantu TNI dan Polri Bangun Jembatan Darurat

Make Image responsive

Warga Dua Dusun di Desa Bulue Kecamatan Marioriawa bergotong royong membangun jembatan darurat

SUARASULTRA.COM, SOPPENG – Akibat banjir bandang yang melanda tiga kecamatan di Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) awal Jamuari lalu, sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan.

Salah satunya adalah jembatan Datae yang berlokasi di Desa Bulue Kecamatan Marioriawa. Jembatan penghubung dua dusun ini ambruk saat terjadi bencana banjir di wilayah setempat.

Sartono salah satu warga setempat menyebutkan bahwa akibat dari banjir bandang tersebut, jalur transportasi warga di dua dusun yakni Dusun Kejuara – Mattirobulu terputus.

Sehingga kata Sartono, warga setempat dibantu petugas dari unsur TNI-Polri berinisiatif untuk secara bergotong royong membuat jembatan darurat agar kedua dusun tersebut terhubung kembali.

Upaya warga ini lanjut dia berbuah hasil, dua hari pasca banjir, akses jalan yang menghubungkan dusun Kejuara dan dusun Mattirobulu sudah bisa difungsikan sementara.

Jembatan darurat yang dibangun warga untuk menghibungkan dua dusun yakni Dusun Kejuara dengan Mattirobulu Desa Bulue Kecamatan Marioriawa

“Ini berkat kerja sama warga masyarakat setempat dan dibantu personel TNI, Polri,” kata Sartono.

Menurut Sartono, pada hari ini Rabu (15/1/2020), tepat pukul 09.30 Wita, jembatan yang menghubungkan kedua dusun tersebut sudah bisa dilalui kembali.

“Ini khusus pejalan kaki dan kendaraan roda dua (sepeda motor) saja,” kata Sartono yang merupakan warga setempat, (15/1/2020).

Laporan: Sukardi Muhtar

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top