Home / Daerah / Tak Mau Kecolongan, Pemkab Soppeng Kembali Perketat Wilayah Perbatasan
Make Image responsive
Make Image responsive

Tak Mau Kecolongan, Pemkab Soppeng Kembali Perketat Wilayah Perbatasan

Make Image responsive

 

Suasana Rakor Penanganan Lanjutan Covid-19 yang dipimpin langsung Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak, SE, Rabu (24/6/2020)

SOPPENG – Bupati Soppeng H. Andi Kaswadi Razak, SE bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Lanjutan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), bertempat di Makodim 1423/Soppeng, Rabu (25/6/2020).

Rakor ini dihadiri oleh Turut Dandim 1423, Kapolres Soppeng, Kadis terkait, serta Camat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng mengatakan bahwa pertemuan yang digelar hari ini merupakan evaluasi yang telah dilakukan selama ini dalam penanganan Covid-19 di daerah kita.

“Atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada Dandim 1423, Kapolres Soppeng beserta jajarannya yang telah bersama melawan Covid-19, karena tanpa dukungan dan kerjasama kita tidak bisa menyelamatkan warga kita dari pandemi Covid-19 ini,” kata Andi Kaswadi Razak mengawali sambutanya.

Ia menyampaikan bahwa akhir-akhir ini ada beberapa kasus baru yang muncul lagi. Sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Bupati bersama seluruh jajaran merasa berkewajiban untuk bertindak cepat.

Menurut A. Kaswadi, Soppeng adalah Soppen. Jangan kita melihat dari daerah lain, melihat tenang-tenang saja, Soppeng berbeda dengan daerah lain.

“Karena kami disini tidak bisa tinggal diam dengan kondisi seperti ini,” tuturnya.

Lebih lanjut kata A. Kaswadi, sekarang ini bagaimana kita mengantisipasi karena sudah ada pengalaman dalam penanganan Covid-19.

Menurut mantan Ketua DPRD Soppeng ini, ekonomi, pendidikan, kesehatan harus tetap berjalan, bagaimana masyarakat bisa tetap beribadah di tengah pandemi Covid-19.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) agar menghimbau kepada warga smSoppeng yang ada di perantauan untuk menahan diri dulu untuk pulang ke Soppeng. begitu pun yang ada di Soppeng untuk tidak keluar masuk, agar penyebaran virus corona ini bisa diatasi,” terangnya.

Ia pun menegaskan bahwa bagi masyarakat yang nantinya akan masuk Soppeng harus membekali diri dengan keterangan sehat.

“Mulai hari ini, Rabu tanggal 24 Juni sampai 14 Juli akan kembali dipeketat perbatasan di semua Wilayah Soppeng,” tegasnya.

Laporan: Sukardi Muhtar

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!