Make Image responsive
Home / Ekonomi & Bisnis / Blokir Dibuka, Ini 52 Desa yang Akan Menerima Transfer Dana Desa dari Kemenkeu RI

Blokir Dibuka, Ini 52 Desa yang Akan Menerima Transfer Dana Desa dari Kemenkeu RI

Make Image responsive
Make Image responsive

Gambar Ilustrasi. Foto: Net

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Masyarakat di 52 Desa di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah bisa menerima kucuran bantuan berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) desa sebesar 42 persen, penanganan Covid-19 delapan persen dan program padat karya sebesar 50 persen melalui alokasi Dana Desa (DD) tahun 2021.

Pasalnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia (RI) secara resmi telah membuka blokir Dana Desa (DD) terhadap 52 desa di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dulunya diduga bermasalah.

Ketentuan pembukaan blokir DD di 52 desa tersebut tertuang dalam Nota Dinas Dirjen Perbendaharaan Direktorat Pelaksanaan Anggaran Kemenkeu Nomor ND-201/PB.2/2021 tentang penyaluran Dana Desa pada 52 desa di Kabupaten Konawe.

Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa di hadapan para Kepala Desa terkait, Selasa (9/3/2021).

“Semalam saya dapat kabar lewat radiogram yang dikirim Kemenkeu. Isinya terkait pembukaan blokir DD. Jadi yang namanya desa fiktif alhamdulillah sudah tidak ada lagi,” kata Kery di hadapan para Kepala Desa terkait.

Kery menegaskan, perintah pembukaan blokir 52 desa dari Kemenkeu sekaligus mengakhiri polemik yang ada selama ini. Sebagai kepala daerah, Kery mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang membantu membuka blokir 52 desa di Konawe, antara lain Menkeu, Mendagri, Kapolri dan Gubernur Sultra.

“Terima kasih pemerintah pusat sudah memikirkan masalah ini, sehingga 52 desa di Konawe ini sudah sah secara undang-undang. Dan yang terpenting, terima kasih kepada Presiden Jokowi karena sudah memberikan perhatian kepada Konawe,” ucap Kery.

Berikut 52 desa yang telah dibuka blokirnya oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia:

Kecamatan Wawotobi:
— Desa Kasumewuho
Kecamatan Anggotoa:
— Desa Kukuluri
Kecamatan Pondidaha:
— Desa Laloika,
— Desa Lalodangge,
— Desa Lalonggotomi,
— Desa Wowalahambuti,
— Desa Wonua Mandara,
— Desa Sulemandara
Kecamatan Abuki:
— Desa Unaasi Jaya
— Desa Matahori
— Desa Anggoro
Kecamatan Tongauna:
— Desa Nambeaboru
— Desa Olo Onua
— Desa Ambepulu
Kecamatan Uepai:
— Desa Humboto
— Desa Kasaeda
— Desa Anggawo
— Desa Puuroda Jaya
— Desa Panggulawu
— Desa Tamesandi
— Desa Tanghodipo
Kecamatan Wonggeduku:
— Desa Polandangi
— Desa Anggoro
Kecamatan Wonggeduku Barat:
— Desa Tobimeita
— Desa Ambuuwiu
— Desa Tetewonua
— Desa Ranotundobu
— Desa Anggadola
Kecamatan Besulutu:
— Desa Puulowaru
— Desa Waworaha
— Desa Lalowulo
Kecamatan Meluhu:
— Desa Ahuloa
— Desa Sambasule
— Desa Lalopisi
Kecamatan Amonggedo:
— Desa Mataiwoi
Kecamatan Anggaberi:
— Desa Lerehoma
— Desa Wunduongohi
Kecamatan Kapoiala:
— Desa Labotoy Jaya
Kecamatan Lalonggasumeeto:
— Desa Batu Gong
— Desa Watunggarandu
Kecamatan Onembute:
— Desa Anggaloosi
— Desa Ana Onembute
Kecamaran Sampara:
— Desa Wowa Andaroa
Kecamatan Anggalomoare:
— Desa Anggalomoare Jaya
— Desa Andobeu Jaya
— Desa Puusawah Jaya
Kecamatan Latoma:
— Desa Angonga
Kecamatan Routa:
— Desa Puuwiwirano
— Desa Tanggola
— Desa Lalomerui
Kecamatan Konawe:
— Desa Puuwonua
Kecamatan Bondoala:
— Desa Lalonggaluku Timur

Laporan: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsiveMake Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsiveMake Image responsiveMake Image responsive

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!