Home / Daerah / Oknum Kades di Konawe Selatan Diduga Memanipulasi LPJ Dana Desa Tahun Anggaran 2021

Oknum Kades di Konawe Selatan Diduga Memanipulasi LPJ Dana Desa Tahun Anggaran 2021

Make Image responsiveMake Image responsive

Kondisi terkini Rumah Layak Huni yang datanya sudah dilaporkan Rampung 100 persen. Foto: Istimewa

SUARASULTRA.COM | KONSEL  -Penggunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021 di Desa Puulipu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menuai sorotan dari tokoh masyarakat setempat. Pasalnya, realisasi anggaran yang dipertanggungjawabkan tidak sesuai dengan fakta lapangan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Muh.Yayan Hidayat,S.KM selaku tokoh masyarakat setempat, Minggu 29 Mei 2022 kepada Redaksi Suara Sultra melalui keterangan tertulis.

Oleh karenanya, Yayan sapaan akrabnya mempertanyakan kenapa kegiatan tersebut tidak diselesaikan oleh Pemerintah Desa Puulipu di tahun 2021.

Yayan pun menuding ada sesuatu yang disembunyikan oleh pemerintah Desa Puulipu. Pasalnya, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan Dana Desa tahun 2021 telah disampaikan kepada pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Inspektorat Kabupaten Konawe Selatan, dan Badan Keuangan Daerah (BKD).

Dalam LPJ tersebut lanjut Yayan, Pemerintah Desa Puulipu melaporkan bahwa realisasi penggunaan DD tahun 2021 sudah rampung 100 persen. Padahal, kegiatan pembangunan/ rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH) belum dikerjakan.

Dengan fakta tersebut, Yayan pun berharap kepada pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam hal ini DPMD dan Inspektorat segera turun langsung di lapangan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penggunaan Dana Desa di Desa Puulipu Kecamatan Angata.

“Sangat disayangkan pihak DPMD dan Inspektorat kurang teliti dalam mengawal penggunaan Dana Desa ini,” sesalnya.

Lebih lanjut Yayan menjelaskan bahwa fakta tersebut ditemukan setelah pihaknya menemui masyarakat penerima bantuan RLH. Dari pengakuan yang diterimanya, pembangunan rumah layak huni tersebut belum selesai dikarenakan anggaran DD tersebut diduga kuat telah diselewengkan oleh oknum tak bertanggungjawab.

Di tempat terpisah, Badarudin selaku penerima RLH di Desa Puulipu Kecamatan Angata juga menyampaikan kekesalannya. Badarudin mengaku sudah ingin sekali menggunakan bantuan tersebut. Namun, sampai hari ini (Minggu 29 Mei 2022) belum juga diselesaikan.

“Bahkan saya juga ingin mengeluarkan dana pribadi untuk membeli papan dengan niat untuk menyelesaikan sendiri karena saya benar-benar membutuhkan pembangunan RLH ini. Tetapi sampai sekarang, Munggu 29 ,Mei 2022 tak kunjung selesai,” ungkap Badarudin.

Atas ulah pemerintah Desa Puulipu, Yayan menyebut pembangunan RLH di Desa Puulipu Kecamatan Angata tidak ada penyelesaian. Namun, secara administrasi (LPJ-red) penggunaan Dana Desa tahun 2021 telah dilaporkan rampung / selesai 100 persen.

Sementara itu, Kepala Desa Puulipu Hendra Toondu saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon tidak memberikan respon sama sekali. Bahkan Redaksi Suara Sultra mencoba mengkonfirmasi melalui pesan WhatsApp, namun Hendra Toondu juga tidak memberikan respon.

Laporan: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!