Home / Ekonomi & Bisnis / Sebut Desa Linonggasai Miniatur Indonesia, Camat Wobar Optimis Raih Juara Satu Lomba Desa dan Kelurahan

Sebut Desa Linonggasai Miniatur Indonesia, Camat Wobar Optimis Raih Juara Satu Lomba Desa dan Kelurahan

Make Image responsiveMake Image responsive

Camat Wonggeduku Barat (Wobar) Abdul Hasim, SP, M.Si

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Camat Wonggeduku Barat (Wobar) Abdul Hasim, SP, M.Si menyebut Desa Linonggasai adalah miniatur dari Indonesia. Pasalnya, desa ini dihuni oleh 12 suku bangsa dan lima agama (Islam, Protestan, Katolik, Hindu dan Buddha).

Menurut Camat Wobar, Desa Linonggasai merupakan “Kampung Bhinneka Tunggal Ika”. Semua berbaur menjadi satu kesatuan dan hidup berdampingan sebagai saudara.

“Meski dihuni berbagai suku dan agama, Desa Linonggasai tetap menjunjung tinggi toleransi. Semua hidup rukun dan damai,” ungkap mantan Komisioner KPU Konawe itu.

Selain itu, masyarakat Linonggasai rata – rata pekerja keras. Hal tersebut dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat do atas rata-rata dari desa lain di Wonggeduku Barat.

Lebih lanjut kata Abdul Hasim, di bawah kepemimpin Kades Linonggasai L. Tuduan, Desa Linonggasai banyak melakukan inovasi dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Foto bersama dengan Ketua Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan.
Dari Kiri ke Kanan:
Kapolsek Wonggeduku, Ketua TO PKK Kecamatan Wobar, Camat Wobar, Ketua Tim Penilai Lomba, Kades Linonggasai, TP PKK Desa Linonggasai, Babinsa setempat

“Di desa ini ada usaha Tahu dan Tempe, ada budidaya ikan air tawar, serta usaha pembuatan pakan ikan. Itu semua yang menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” terangnya.

Lebih lanjut Camat Wobar menjelaskan, untuk bidang pangan, Tim Penggerak PKK Desa Linonggasai juga turut memberikan kontribusi dalam membantu ekonomi keluarga. Kontribusi tersebut antara lain meningkatkan pengetahuan keterampilan kader PKK mengolah pangan.

“TP PKK Desa Linonggasai juga memotivasi untuk memanfaatkan pekarangan melalui hatinya PKK dengan Tanaman Warung hidup serta tanaman keluarga,” terangnya.

Oleh karenanya, dengan kondisi Desa Linonggasai saat ini dengan persiapan yang lebih matang, selaku pemerintah kecamatan, dirinya sangat optimis Desa Linonggasai dapat memenangkan lomba Desa dan Kelurahan tingkat Kabupaten Konawe tahun 2022 ini.

“Pada lomba tahun sebelumnya, Desa Lahotutu yang mewakili Wobar raih juara dua. Tahun ini kami optimis Desa Linonggasai juara satu dan mewakili Kabupaten Konawe pada lomba tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara,” kata Abdul Hasim penuh optimis.

Laporan: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!