Home / Pendidikan & Kesehatan / Dema IAIN Minta Polresta Kendari Berikan Rasa Aman ke Masyarakat, Pelaku Kriminal Harus Segera Diungkap

Dema IAIN Minta Polresta Kendari Berikan Rasa Aman ke Masyarakat, Pelaku Kriminal Harus Segera Diungkap

Make Image responsiveMake Image responsive

Hendra Setiawan, Presiden Mahasiswa IAIN Kendari

SUARASULTRA.COM | KENDARI – Akhir-akhir ini, warga Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dibuat khawatir oleh banyaknya kasus pembusuran yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) secara membabi buta. Hal ini membuat sejumlah pihak meminta Kepolisian Resor Kota Kendari bertindak cepat dan terukur.

Terkait maraknya aksi kejahatan di beberapa tempat di Kendari, Kepala Polisi Resort Kota Kendari Kombes Pol M Eka Faturrahman pada 11 Mei 2022 sempat angkat bicara tentang pengamanan polisi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat yang saat ini dilanda rasa takut untuk beraktivitas di luar rumah.

Namun, rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat itu hanya berlangsung singkat. Pasalnya, Minggu 15 Mei 2022, kembali terjadi beberapa kasus serupa di jalanan. Tercatat, ada tiga kejadian pembusuran dalam sehari di Kota Bertaqwa Kendari.

Aksi kejahatan ini tentunya menjadi suatu pemantik ketakutan yang amat dahsyat bagi warga masyarakat di Kota Kendari. Hal tersebut diungkapkan oleh Hendra Setiawan selaku Presiden Mahasiswa (Dema) Institut Agama Islam Negeri
(IAIN) Kendari.

Atas peristiwa kriminal tersebut, Hendra Setiawan pun meminta Kapolresta Kendari untuk secepatnya menyelesaikan segala bentuk kejahatan kriminal di Wilayah Hukumnya.

“Kami selaku warga Kota Kendari juga membutuhkan aksi nyata penuntasan kasus bukan hanya narasi narasi yang dibangun di sosial media,” pinta Hendra.

“Kita tidak inginkan ada korban berikutnya. Polisi harus gerak cepat dan melakukan tindakan terukur,” tegas Hendra Setiawan.

Laporan: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!