Home / Pendidikan & Kesehatan / Gerak Cepat, Polisi Selidiki Perusakan SDN Kasaeda

Gerak Cepat, Polisi Selidiki Perusakan SDN Kasaeda

Make Image responsiveMake Image responsive

Kepala SDN Kasaeda Rusman, S.Pd (kiri) saat melaporkan aksi perusakan di Polsek Lambuya, Kamis 23 Juni 2022.

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Setelah menerima laporan pengaduan atas perusakan fasilitas di SDN Kasaeda, Kepolisian Resor (Polres) Konawe melalui Polisi Sektor (Polsek) Lambuya bergerak cepat.

Polsek Lambuya pun langsung melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Lambuya Iptu Asriady saat dikonfirmasi oleh awak media ini.

“Setelah mendapatkan informasi, kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP),” kata Perwira Pertama Polisi berpangkat dua balak di pundak itu.

Menurut Asriady, Kepala SDN Kasaeda Rusman, S.Pd sudah datang ke Polsek Lambuya untuk mengadukan aksi perusakan fasilitas di sekolah yang ia pimpin.

“Kepala sekolahnya yang datang ke kantor mengadukan aksi perusakan tersebut. Saat ini masih dilakukan penyelidikan,” jelas Asriady.

Diketahui, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kasaeda di Desa Kasaeda Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) baru saja diobrak-abrik oleh Orang Tak Dikenal (OTK), Kamis 23 Juni 2022.

Peristiwa itu diketahui melalui video yang beredar di group WhatsApp. Dalam video tersebut tampak sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Seperti kaca jendela kantor, ruang kelas serta pot bunga dipecahkan dan mesin pompa air ikut dirusak oleh pelaku.

Aksi perusakan fasilitas sekolah tersebut sangat disayangkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe, Dr. Suriyadi M.Pd.

“Sangat kita sayangkan tindakan brutal tersebut. Belum diketahui apa motif dari pengrusakan itu,” kata Suriyadi, Kamis 23 Juni 2022.

Menurut Suriyadi, jika ada permasalahan secara personal antara guru dengan guru, guru dengan Kepala Sekolah (KS) bahkan antara orang tua siswa dengan pihak sekolah sebaiknya itu didudukkan untuk mencari solusi. Bukan melakukan pengrusakan yang berdampak kepada proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Pelaku belum diketahui siapa. Yang jelas perbuatan tersebut tentunya akan berdampak hukum karena yang dirusak adalah fasilitas umum,” tegasnya.

Laporan: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!