Home / Seni Budaya & Pariwisata / Membangun Kerukunan, Bupati Bombana Buka Giat Penguatan Moderasi Umat Beragama

Membangun Kerukunan, Bupati Bombana Buka Giat Penguatan Moderasi Umat Beragama

Make Image responsiveMake Image responsive

Suasana Pembukaan Penguatan Moderasi Umat Beragama di Kabupaten Bombana

SUARASULTRA.COM | BOMBANA – Pemerintah Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membuka secara resmi kegiatan Penguatan Moderasi Umat Beragama, Munggu 19 Juni 2022.

Kegiatan yang mengangkat tema Penguatan Moderasi Beragama dalam Bingkai Kebangsaan dan Kebhinekaan ini
dibuka oleh Bupati Bombana H. Tafdil yang diwakili Asisten I Setda Bombana, Abdul Rahman.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sultra, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Zainal Mustamin, Ketua DPRD Bombana, Kapolres Bombana, Kajari Bombana, Perwira Penghubung Kodim 1417 Kendari, Kepala Kantor Kemenag Bombana, H. Abdul Aziz Baking.

Turut hadir pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD),  Majelis Tondowatu, PHDI dan segenap Pengurus FKUB Bombana.

Dalam sambutannya H. Zainal Mustamin mengatakan Kanwil Kemenag Sultra saat ini telah menghadirkan Graha Moderasi Beragama. Filosofi dan kearifan lokal masing-masing daerah tersaji di sana.

Graha Moderasi Beragama sambung H. Zainal didedikasikan tidak hanya sebagai laboratorium mini kerukunan umat beragama, namun kelak bisa juga dikembangkan bersama bapak Gubernur menjadi museum kerukunan Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Misalnya ada tradisi mosehe di Konawe yang mendamaikan suku dan masyarakat. Kemudian ada tradisi Moronene, tradisi masyarakat Bau-bau, Masyarakat Muna juga lainnya. Intinya, kita mengangkat kearifan-kearifan lokal dalam kemasan moderasi beragama,” terangnya.

Di kesempatan tersebut, Kakanwil juga mengapresiasi gagasan desa kerukunan di Kabupaten Bombana.

“Kita juga mendorong hadirnya rumah moderasi di Kabupaten Bombana untuk menjadi tempat pertemuan dan diskusi lintas agama,” ujarnya.

Hal ini dilakukan lanjut H. Zainal untuk mewaspadai pandangan-pandangan baru yang cenderung ekstrem dan tidak moderat.

“Mudah-mudahan kita bisa terus bersinergi dan berkolaborasi untuk membangun kerukunan di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.

Laporan: Andri

Editor: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!