Polsek Lasolo Berhasil Amankan Puluhan Dos Petasan Tanpa Izin

 

SUARASULTRA.COM, KONUT – Kepolisian Resort Konawe, Sektor Lasolo, Minggu (18/6/2017) menggelar Operasi Cipta Kondisi di wilayah hukumnya. Kali ini operasi Cipkon digelar di pasar Tinobu Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara, Sultra.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lasolo, Ipda Ramlan, SH bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat setempat serta mencegah segala bentuk tindak pidana di wilayah hukum Polsek Lasolo.

Kepada SUARASULTRA.COM, Ipda Ramlan mengatakan Operasi Cipta Kondisi ini sudah dua minggu digelar dan akan berkahir hari ini, Minggu (18/6).Kata dia, dari awal hingga berkahirnya operasi Cipkon, Wilayah hukum Polsek Lasolo tetap aman dan Kondusif.

” Kalau ada kegiatan masyarakat kami pasti akan amankan,” kata pria satu balok di pundak ini menegaskan.

Kapolsek Lasolo, Ipda Ramlan, SH pada giat ini turun langsung ke pasar Tinobu memantau secara langsung harga barang sembilan bahan pokok yang disinyalir aian menimbulkan keluhan masyarakat setempat. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengamanan di jalan masuk pasar karena kendaraan mulai padat.

Menurutnya, selama melakukan pemantauan langsung di pasar Tinobu, dirinya tidak menemukan adanya lonjakan harga. Kata dia, harga sembilan bahan pokok di pasar tersebut masih relatif stabil.

Selain memantau harga sembako, di tempat tersebut Kapolsek beserta jajarannya menggelar operasi senjata tajam, bahan peledak, Premanisme, narkoba, dan segala jenis yang diperkirakan akan membahayakan masyarakat.

Terkait dengan adanya petasan yang dijual di pasaran, kata dia itu adalah petasan yang sudah mempunyai izin. Tetapi apabila ada masyarakat yang memakai bahan peledak yang berbahaya dihimbau agar tidak terjadi kecelakaan diri dan masyarakat.

Dalam Operasi ini jajaran Polsek Lasolo yang dipimpin langsung Kapolsek Ipda Ramlan, SH berhasil mengamankan puluhan dos petasan tanpa izin yang diduga dapat membahayakan diri pemakainya serta masyarakat lainnya.

Operasi ini bukan hanya di pasar Tinobu saja, tetapi semua pasar yang berada di wilayah hukum Polsek Lasolo. Menurut mantan Kanit Buser ini, Operasi Cipkon akan dilanjutkan Operasi Ramadniya yaitu operasi yang digelar H -7 dan H +7 lebaran.

“Operasi ramadniya digelar pada H – 7 dan H + 7 lebaran Idul Fitri, dan akan dibuatkan posko pemantau arus mudik dan balik lebaran,” kata Kapolsek Lasolo Ipda Ramlan, SH.

Posko pemantau arus mudik dan arus balik lebaran itu rencananya akan dipusatkan di jalan poros penghubung Provinsi, yaitu di desa Molawe Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara.

” Kalau ada masyarakat yang kelelahan, bisa dijadikan tempat istirahat, dan akan disiapkan dari SAR, serta perlengkapan kesehatan,” ujarnya.

Posko itu nantinya bukan hanya untuk masyarakat dalam wilayah hukum Polsek Lasolo saja, tetapi semua pengguna jalan dan termasuk akses penghubung melalui perairan yang ada di Kepulauan, sudah dihimbaukan langsung dari kamtibmas.

 

Laporan : Suhardiman Sawali

Editor : Redaksi

 

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

x

Check Also

Maju Bersama PDI Perjuangan, Trinop Tijasari: Pengabdianku Untuk Masyarakat Kota Kendari

Hj. Trinop Tijasari, SH SUARASULTRA.COM | KENDARI – Masa kampanye Pemilu Presiden /Wakil Presiden dan ...