Dugaan Pencemaran Nama Baik Walikota Bau-Bau, Dalam Waktu Dekat Akan Gelar Perkara

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

SUARASULTRA, KENDARI – Kasus pencemaran nama baik Walikota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara (Sultra), AS Thamrin, dalam waktu dekat Polda Sultra akan melakukan gelar perkara.

 

“Kasus ini penyidik sudah memeriksa lima saksi-saksi termasuk Walikota sudah dimintai keterangannya,” ungkap Kepala Subbidang, Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID), Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, Rabu ( 26/7/2017).

 

Ia mengatakan, laporan Walikota Bau-Bau di Polda Sultra, masih dalam penyelidikan. Penyidik sudah memeriksa lima saksi, Walikota juga sudah dimintai keteranganya terkait kasus itu.

 

“Walikota selaku korban sudah dilakukan pemeriksaan kemarin di Bau-Bau, anggota yang kesana,” ujarnya.

 

Untuk perkembangannya, lanjut dia, untuk menentukan apakah kasus tersebut bisa ditindak lanjuti di penyidikan atau dihentikan akan dilakukan gelar perkara dalam waktu dekat.

 

“Namun demikian, nanti akan diputuskan setelah dilalukan gelar perkara, baru bisa menentukan tersangka dan mengumpulkan barang bukti,” paparnya.

 

Sekedar mengingatkan kembali, pencemaran nama baik melalui akun Facebook milik MG mengunggah foto Wali Kota Bau-Bau yang sedang melayat di rumah warga.

 

Dalam foto tersebut, AS Thamrin duduk di kursi. Dalam foto tersebut, dilampirkan keterangan bertuliskan “Wibawa Pemimpin kita, datang tidur di tempat orang kedukaan saat melayat”.

 

Laporan : Remon

 

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

x

Check Also

SAH, Ardin Kantongi Rekomendasi Calon Bupati Konawe Dari DPP PAN

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) telah memberikan persetujuan ...

error: Content is protected !!