Ditresnarkoba Polda Sultra Ciduk Mahasiswa Pengedar Sabu

 

SUARASULTRA.COM, KENDARI – Upaya kepolisian untuk memberantas atau memperkecil ruang peredaran narkotika terus ditingkatkan, alhasil Rabu (08/11) menangkap pelaku pengedar narkoba jenis sabu di jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Wua-Wua Kota Kendari.

 

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat pada selasa (07/11/ 2017), ada pengiriman paket barang yang diduga berisi narkoba, sehingga Tim Subdit III Ditresnarkoba yang dipimpin langsung AKBP Laode Kadimu langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian Tim Ditresnarkoba membuka paket kiriman tersebut dan menemukan narkoba jenis sabu.

 

Setelah itu Tim Ditresnarkoba melakukan pengembangan alhasil, Rabu (08/11/) berhasil menangkap pelaku pengerdar narkoba dengan inisial SKR yang saat itu datang untuk mengambil paket kiriman tersebut di salah satu jasa pengiriman barang di kota Kendari, Sultra.

 

Foto Kasubdit III Ditresnarkoba AKBP Laode Kadimu yang di Dampingi oleh Kepala PID Humas Polda Sultra Kompol Dolfi Kumaseh.

Kasubdit III Narkoba AKBP Laode Kadimu menyampaikan, selasa (07/11/2017) menerima telepon dari salah seorang jasa pengiriman barang, sehingga pihaknya langsung ke TKP, dan setelah berkoordinasi dengan jasa pengiriman barang, dirinya dan timnya langsung membuka barang kiriman yang berupa bungkusan keripik singkong, dan pisang, dan keripik nangka, namun ada satu bungkusan yang sudah rusak dan diperiksa ternyata isinya sabu-sabu.

 

“Kiriman tersebut dari Malang, yang ditujukan di Kendari, namun menggunakan dengan nama dan alamat palsu, namun kami sudah memiliki identitasnya,” jelasnya. Rabu, (15/11/2017) saat prese release di Aula Ditresnarokoba.

 

Dan kemudian lanjutnya, pihaknya melakukan pengembagan, alhasil tanggal 8 November pukul 16.00 sore menangkap pelaku pengedar narkoba tersebut, yang saat itu mau mengambil paket kiriman tersebut di salah satu jasa pengiriman kota Kendari.

 

“Dari pengakuan tersangka, dia hanya disuruh untuk mengambil barang tersebut, namun kami melakukan penyelidikan tes urine, hasilnya positif, dan ternyata pelaku berperan sebagai pengedar,” tambah pria yang berpangkat dua bunga melati di pundaknya itu.

 

Adapun barang bukti yang diamankan berupa empat bungkusan keripik, sabu sabu dengan total 25,2 gram. Dan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya akan dijerat dengan pasal 112 dan 114, ancaman hukuman minimal 5 tahun denda 1 miliyar dan maksimal 20 tahun denda 10 miliyar.

 

Untuk diketahui pelaku pengedar narkobatika tersebut merupakan salah seorang mahasiswa dari Universitas terbesar di Sultra.

Laporan : Adam

About redaksi

Leave a Reply

x

Check Also

Danlanud Tinjau Lokasi Kunjungan Presiden di Bendungan Ameroro, Sekda Konawe: Pemda Sudah Melakukan Persiapan

SUARASULTRA.COM | Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Dr. Ferdinand, SP, MH mengatakan Pemerintah Kabupaten Konawe Provinsi ...