Melalui DD, Desa Matandahi Berbenah Menuju Dasa Mandiri

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

Ketgam : Hasrudin Moita, Kades Matandahi Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara

SUARASULTRA.COM, KONUT – Melalui program Dana Desa ( DD) pemerintah bersama warga Desa Matandahi Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara, kini berbenah menuju desa yang mandiri.

 

Kepala Desa Matandahi, Hasrudin Moita kepada media ini menjelaskan Wilayah Desa Matandahi bisa dianggap daerah terpencil, namun melalui program pemerintah pusat dan program Konasara, Desa ini bisa bangkit dari ketertinggalan.

 

“Dengan turunnya anggaran DD, bersama seluruh elemen masyarakat, kami bisa bangkit dari ketertinggalan yang mana dulu wilayah kami sangat terisolir,” kata Hasrudin, Kamis ( 23/8/2018 )

 

Menurut Hasrudin, sejak tahun 2015 sampai sekarang infrastruktur seperti jalan desa, jembatan dan deker termasuk saluran drainase di desanya sudah bisa dimanfaatkan. Kata dia, hal itu dapat terwujud karena semua pelaksanaan kegiatan berjalan secara transparan dan akuntabel. Anggaran itu betul-betul disalurkan sesuai pemanfaatannya.

 

Ketgam : MCK Umum yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa

“Selain itu, melalui anggaran penguatan BUMDes, ekonomi warga saya mulai berubah menjadi baik walaupun masih ada yang perlu kita tingkatkan,” ujarnya.

 

Penjelasan Hasrudin tersebut dibenarkan oleh warga Matandahi. Menurut warga setempat, Pembangunan di Desa Matandahi kian tahun meningkat. Bahkan masyarakat diberdayakan, sehingga terbuka lapangan kerja.

 

“Pembangunan semakin meningkat, warga juga diberdayakan sehingga terbuka lapangan kerja. Bahkan pemerintah desa sangat transparan dalam mengelola kegiatan pembangun desa ini,” kata Salim, salah satu warga desa setempat.

 

Ketgam : Pembukaan lahan tidur milik warga setempat

Diketahui, melalui anggaran Dana Desa ( DD ), Desa Matandahi telah membangun MCK Umum 1 unit, Peningkatan Jalan Desa dan Jaringan Drainase, Rehabilitasi rumah penduduk yang tidak layak huni, pembukaan lahan tidur bagi warga petani dan penguatan modal Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes).

 

Pelaksanaan kegiatan tersebut dikelola oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK), sementara anggaran DD APBN dan ADD APBD dikelola oleh bendahara desa. Sehingga semua program yang telah dicanangkan di desa setempat dapat terlaksana dengan baik.

 

Laporan ; Aras M

 

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

x

Check Also

Dua Kali Bawa Konawe Raih Kinerja Tinggi se-Indonesia, KSK Jadi Bupati Terbaik

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Mantan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (KSK) telah membuktikan kualitasnya selama ...

error: Content is protected !!