Gelar Reses, Yusran Silondae Sekaligus Tinjau Pengelolaan DD

Ketgam: Anggota DPD RI Dapil Sultra Drs. H. Yusran A. Silondae Bersama Camat Maligano Kabupaten Muna Saat Menggelar Reses./FOTO : Adam

SUARASULTRA.COM, MUNA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), daerah pilihan (Dapil), Sulawesu Tenggara (Sultra), Drs. H. Yusran A. Silondae menggelar reses atau kunjungan kerja sekaligus melakukan pengawasan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD), dan Dana Desa (DD) di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna.

 

Sesuai pantauan SuaraSultra.com puluhan masyarakat antusias dalam menyambut reses yang dilaksanakan oleh senator asal Sultra itu. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat meminta agar Maligano bisa dimekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru menjadi Muna Timur.

 

Camat Maligano Laode Muhamad Nasir Polono mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja ini. Hal ini dilaksanakan merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam hal mengawasi pengelolaan anggaran desa.

 

“Semoga silaturahim ini selalu terjalin dengan baik dan pengawasan yang dilakukan ini dapat memotivasi kami untuk selalu terbuka dengan pengelolaan anggaran tersebut,” ucapnya. Rabu, (28/11).

 

Sejauh ini lanjutnya, pengelolaan ADD dan DD belum ada kendala. Kemudian dengan adanya anggaran tersebut sudah banyak manfaat yang didapatkan, salah satu pembangunan desa.
“ADD dan DD kami manfaatkan sebaik baiknya, untuk perkembangan pembangunan,” paparnya.

 

Muhamad Nasir menuturkan, kedatangan Yusran Silondae merupakan angin segar buat masyarakat Kecamatan Maligano, sehingga dapat mendengarkan langsung perjuangan Mantan Plt Gubernur Sultra itu dalam hal memperjuangkan pemekaran Muna Timur ini.

 

“Agar perjuangan ini tidak putus di tengah jalan, maka jangan setengah – setengah,” ujarnya sambil tersenyum.

 

Yusran Silondae juga mengucapkan terima kasih atas sambutan masyarakat Desa Maligano Kecamatan Maligano atas semangat dalam mengikuti reses ini.

 

Dirinya hadir di Maligano merupakan kebahagiaan tersendiri dan kembali melaksanakan kunjungan kerja, sekaligus mengevaluasi anggaran yang masuk di desa.

 

“Sudah banyak peningkatan yang ada di kecamatan ini, salah satunya sarana dan prasarana. Ini merupakan salah satu harapan pemerintah dalam hal pengelolaan dana desa,” ungkapnnya.

 

Menurutnya, baru kali ini anggaran yang turun di desa, seperti ADD, DD. Hal ini dilakukan untuk mendorong percepatan pembangunan di desa. Namun anggaran tersebut harus dipertanggung jawabkan.

 

“Bagaimana memanfaatkan yang bersifat potensial, menjadi kekuatan riil untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Ia menambahkan, tahun 2006 lalu Muna Timur dan Muna Barat bersamaan di bahas untuk bisa mekar. Kemudian sampai saat ini berkasnya sudah lengkap tinggal menunggu keputusan presiden.

 

“Kita berusaha semaksimal mungkin sehingga harapan masyarakat Sultra khususnya Maligano agar bisa terbentuk DOB,” tegasnya.

 

Salah seorang warga La Mulin untuk melanjutkan perjuangan dalam memekarkan Muna Timur, dan untuk melanjutkan program kerja yang belum selesai maka masyarakat harus mendukung sepenuhnya untuk kembali duduk di kursi DPD RI.

 

“Saat ini pak Yusran masih mencalonkan diri dengan nomor urut 66,” katanya.

 

Laporan : Adam

About redaksi

Leave a Reply

x

Check Also

Berbagi Kebahagiaan, Insight IM Berikan Paket Umrah kepada Penerima Manfaat Dompet Dhuafa

JAKARTA – Melebarkan kebermanfaatan lebih untuk masyarakat, PT. Insight Investments Management (Insight IM) memberikan apresiasi ...