Ingin Nikmati Surga Bawah Laut, Hugua: Berwisatalah di Wakatobi

Ketgam : Ir.Hugua saat memberikan keterangan Pers

SUARASULTRA.COM, KENDARI – Meski tak lagi menjabat sebagai Bupati Wakatobi, Ir. Hugua terus menggenjot peningkatan pembagunan daerah di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal itu terlihat saat memperingati Hari Ulang Tahun Wakatobi yang ke-15 yang diselenggarakan di Warkop X-Bro.

 

Bukan hanya itu, Hugua Juga sering melaksanakan berbagai event seni dan budaya, sehingga budaya Wakatobi terus melekat di hati masyarakat, khususnya masyarakat Wakatobi. Karena perkembangan budaya harus berawal dari diri sendiri.

 

Dalam event tersebut, Hugua selaku Ketua Asosiasi Pemda 6 Negara Maritim atau CTI-LGN (Coral Triangle Initiative on Coral Reefs Fisheris and Food Securuty Maritim-Local Government Networ) memberikan ruang seluas-luasnya sekaligus mengedukasi generasi muda untuk memberikan perhatian besar, khususnya di sektor pariwisata.

 

“Wakatobi, diharapkan menjadi pintu masuk wisatawan, yang kemudian mengakar ke daerah lainnya di Sultra. Saya kemudian berharap agar Gubernur Sultra memberikan perhatian khusus untuk ini, juga untuk generasi muda kita yang peduli seni dan budaya,” ungkap Hugua, Rabu, (19/12).

 

Lebih jauh dikatakannya, jika 20 destinasi wisata di Indonesia, termasuk Wakatobi, sukses menarik wisatawan asing maupun lokal, maka dirinya yakin, Sultra, dengan Wakatobi sebagai pintu masuk wisatawan, dapat menembus target pendapatan Minimal 500 ribu pengunjung tiap tahunnya.

 

“Jadi estimasinya, Sultra bisa menghasilkan 5 ribu triliun dari sektor jasa, belum lagi 19 destinasi lainnya, maka devisa kita jika diestimasikan, bisa mencapai 20 trilyun rupiah,” jelasnya.

 

Untuk merealisasikan hal itu, Caleg DPR RI PDI Perjuangan dapil Sultra ini, kembali menegaskan peran Gubernur Sultra, Pemda dan masyarakat dalam menerapkan kewenangan dalam prinsip 3A, yakni amenitas, akses dan atraksi.

 

“Ketiga hal itu, akan menjadi solusi nyata untuk kemajuan Sultra yang diwujudkan seiring dengan penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) terkait status Wakatobi, sebagai salah satu bagian dari Badan Otorita Pariwisata (BOP), Tahun 2019 mendatang,” paparnya.

 

Dikatakannya, BOP ini akan menjadi salah satu solusi bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi wisata daerah yang memuat 3 kewenangan (3A), yakni amenitas, atraksi dan akses.

 

“Geliat perekonomian dipastikan akan semakin bergerak selangkah menuju kemajuan. Karena 3A ini meliputi segala aspek, atraksi, diwujudkan dengan adanya alam budaya dan buatan, membangun akses infrastruktur dasar, mengembangkan amenitas berupa fasilitas hotel dan sebagainya,” urai Ketua PHRI itu.

 

Selain itu Ia menjelaskan, bahwa Wakatobi menyimpan sebuah misteri yang ada di bawah laut. Ketika masyarakat ingin melihat surga maka menyelamlah. Bukan hanya di Indonesia, ada 800 jenis ikan yang menjadi pusat perhatian wisatawan, dan di Wakatobi ada 750 spesies ikan. Maka berbanggalah menjadi warga wakatobi.

 

“Bayangkan ada 750 spesies ikan, maka tak heran jika wisatawan banyak berwisata di daerah Wakatobi,” imbuhnya.

 

Laporan : Adam

About redaksi

Leave a Reply

x

Check Also

Danlanud Tinjau Lokasi Kunjungan Presiden di Bendungan Ameroro, Sekda Konawe: Pemda Sudah Melakukan Persiapan

SUARASULTRA.COM | Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Dr. Ferdinand, SP, MH mengatakan Pemerintah Kabupaten Konawe Provinsi ...