Gema Sebut Praktik Korupsi di Sultra Sudah Sangat Mengkhawatirkan

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

Ketgam : Ketua Umum Gema Sultra, Iman Dermawan, SH saat orasi Anti Korupsi di halaman Kantor KPK Jakarta Selatan baru-baru ini.

SUARASULTRA.COM, KENDARI – 
Ketua Umum Gerakan Mahasiswa (Gema) Sultra, Iman Dermawan mengatakan praktik Korupsi yang terjadi di Sulawesi Tenggara sudah sangat menghawatirkan.

 

Bahkan kata dia, tindak pidana korupsi ini sudah berdampak buruk luar biasa pada hampir seluruh sendi kehidupan masyarakat.

 

“Korupsi dapat menghancurkan sistem perekonomian, sistem demokrasi, sistem politik, sistem pemerintahan, dan tatanan sosial kemasyarakatan di daerah Sultra yang kita cintai,” kata Iman kepada Suara Sultra, Kamis (13/12) melalui siaran Pers.

 

Menurut Iman Dermawan, di lain pihak upaya pemberantasan korupsi yang telah dilakukan selama ini belum menunjukan hasil yang optimal. Karena sudah menjadi virus yang paling susah disembuhkan, apalagi lanjut Iman, virus tersebut sudah mewabah dan menjangkit di sebagian masyarakat setempat.

 

“Virus ini bisa berakibat kematian bagi suatu daerah apabila tidak di tangani secara cepat dan seksama. Ibarat warisan haram tanpa surat wasiat, ia tetap lestari sekalipun di haramkan oleh aturan hukum yang berlaku dalam tiap orde yang datang silih berganti,” ujar Alumni Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara tahun 2014 tersebut.

 

Dikatakan, sejatinya korupsi sudah sejak lama menjadi musuh bersama. Hal itu terbukti dari adanya sidang umum PBB pada  tahun 2003 yang menetapkan tanggal 9 desember sebagai hari anti korupsi sedunia.

 

Keputusan ini dimaksudkan untuk membangkitkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap maraknya praktek  korupsi, dan juga peranan konvensi PBB dalam melawan korupsi.

 

“Kita sebagai mahasiswa diharapkan dapat ikut serta dalam melawan dan membasmi virus korupsi, agar tidak semakin banyak pelaku korupsi di daerah kita tercinta Sulawesi Tenggara,”kata Iman Dermawan.

 

Sekjen Gema Sultra Al Asran Pagala menambahkan selain peran masyarakat dan Intansi terkait dalam mencegah praktek korupsi, mahasiswa mempunyai peran penting dalam memberantas korupsi dengan jiwa dan intelegensi yang di miliki.

 

“Untuk mencegah maraknya pelanggaran hukum, pihak terkait sebaiknya melakukan sosialisasi lebih continue sampai pada tingkat bawah. Dan penegakan hukum di Sultra sudah baik, namun lebih ditingkatkan lagi sehingga korupsi di daerah kita bisa berkurang,” kata Al Asran Pagala saat dihubungi via telpon selulernya.

 

Laporan : Aras Moita
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

x

Check Also

Penjabat Bupati Konawe Hadiri Undangan Musrenbangnas di Jakarta Convention Center

SUARASULTRA.COM | JAKARTA – Penjabat Bupati Konawe Dr H Harmin Ramba, SE, MM menghadiri Undangan ...

error: Content is protected !!