Musrenbang RPJMD, Ini Tiga Sektor Yang Menjadi Fokus Pemda Konawe

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

Ketgam : Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara, ST MM saat memaparkan Visi dan Misi Pemerintahannya

SUARASULTRA.COM, KONAWE – Setiap daerah yang telah melakukan pemilihan Kepala daerah ( Pilkada ) wajib bagi pasangan terpilih untuk mengimplementasikan janji – janji politiknya pada saat kampanye.

 

Janji politik yang dimaksud adalah Visi dan Misi pasangan calon sebagai program pembangunan 5 tahun ketika ia terpilih mendapat mandat rakyat dari daerah setempat. Visi Misi pasangan terpilih ini dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). RPJMD tersebut harus selaras dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN Pemerintah Pusat.

 

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rabu (19/12/2018).

 

Musrenbang RPJMD Kabupaten Konawe ini dilaksanakan di pendopo Kantor Bupati Konawe. Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara ini dihadiri oleh H. Hamruddin mewakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tenggara.

 

Turut hadir Perwakilan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Pimpinan dan Anggota DPRD Konawe, Pabung 1417 Kodim Kendari, Sekda Konawe, para Kepala OPD dan Camat Lingkup Pemda Konawe.

 

Ketgam : Suasana Musrenbang RPJMD Kabupaten Konawe, Rabu 19 Desember 2018.

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara dalam kesempatan tersebut memaparkan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Konawe periode 2018-2023. Di hadapan para hadirin, Gusli menyebut ada tiga misi utama dalam pembangunan Konawe. Ketiga Misi tersebut yakni program pengembangan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

 

Menurut Gusli, di bidang ekonomi dirinya bersama Bupati Kery Saiful Konggoasa akan fokus ke pengembangan sektor pertanian, peternakan dan perikanan. Kenapa fokusnya di tiga sektor tersebut kata Gusli, sektor tersebut telah dikerjakan leluhur sejak zama dulu yang dikenal dengan istilah, Walaka (tempat untuk beternak), Monda’U (tempat untuk berladang/bertani) dan A Epe (rawa kecil atau kolam tempat mengambil ikan).

 

“Jadi berdasarkan tiga kearifan lokal daripada masyarakat Kabupaten Konawe, A Epe, Monda’U dan Walaka kemudian dikawinkan dengan teori Barat maka pak Kery mengambil kesimpulan bahwa kita harus fokus pada tiga sektor ini,” kata Mantan Ketua DPRD Konawe itu.

 

“Tiga sektor ini kemudian kita tiupkan roh modernisasi sehingga kita sebut industri pertanian, industri perternakan, dan industri perikanan. Tiga kearifan lokal ini dikawinkan dengan teori Barat untuk menuju real, menuju Konawe Gemilang,” tambahnya.

 

Laporan : Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

x

Check Also

Program Ketahanan Pangan, Pemdes Ranotundobu Salurkan Beras dan Mesin Pemotong Rumput

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Maksimalkan penggunaan Dana Desa, Pemerintah Desa T.A 2024, (Pemdes) Ranotundobu, Kecamatan ...

error: Content is protected !!