Bosan Dijanji, Pengaman Jendela Disdukcapil Konawe Dibongkar Pemiliknya

Ketgam : Rohmadhan saat membongkar pengaman jendela di ruangan perekaman KTP_e di Disdukcapil Konawe, Rabu (20/3/2019)

SUARASULTRA.COM, KONAWE – Tak kunjung dibayar, Rohmadhan (38) Warga Kelurahan Sendang Mulya Sari Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe membongkar terali pengaman jendela di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Konawe, Rabu (20/3/2019).

 

Ditemui di di lokasi pembongkaran, Rohmadhan mengaku sudah bosan dijanji. Menurutnya, sudah setahun lebih dirinya bersabar. Bahkan ia mengaku sudah dua kali disuruh tanda tangan kwitansi tapi belum juga ada realisasi.

 

“Karena sudah terlalu lama tidak dibayar,” kata Rohmadhan.

 

Rohmadhan menuturkan, pengaman jendela tersebut dipasang sejak Februari 2018 silam. Waktu itu kata dia, pembayaran akan dilakukan oleh dinas terkait setelah selesai Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Konawe periode 2018-2023.

 

Ketgam : Tampak beberapa pengaman jendela yang telah dibongkar pemiliknya

“Dulu janji pertama itu setelah Pemilihan Bupati dibayar tapi tidak dibayar. Dijanji lagi setelah pelantikan juga tidak dibayar. Terus setelah diganti kepala dinas saya pernah juga disuruh tanda tangan kwitansi, sudah sebulan lebih tidak dibayar,” tuturnya.

 

Menurut pria 38 tahun ini, jumlah keseluruhan tagihannya sebesar Rp.15 juta. Itu sudah termasuk dengan pengaman pintu kantor baru Disdukcapil.

 

“Kalau jumlah harganya ini semua 15 juta termasuk pengaman pintu. Hanya pengaman pintu belum saya pasang yang harga 1,5 juta karena menunggu dibayar dulu toh. Jadi harga jendela itu 13,5 juta,” terangnya.

 

Ditanya apakah dirinya bersedia memasang kembali pengaman jendela tersebut ketika pihak Disdukcapil membayar ? Rohmadan menyebut tidak mau lagi meski dibawakan uang.

 

“Saya tidak akan pasang kembali pak.Kalau memang kantor ini mau pesan silahkan di bengkel lain saja. Mungkin setelah pulang ini saya jadikan kandang ayam saja,” ujarnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Konawe Rikwanto enggan berkomentar banyak terkait adanya pembongkaran pengaman jendela kantornya itu.

 

Menurutnya, dia tidak terlalu memahami proses awal kegiatan tersebut karena dirinya baru juga menjabat sebagai sekretaris Disdukcapil Konawe.

 

“Tidak usah wawancara saya karena saya tidak tau persis ini masalah. Saya baru di sini dan yang bicarakan hal ini adalah pimpinan yang lama,” ujarnya.

 

Laporan : Redaksi

About redaksi

Leave a Reply

x

Check Also

Diduga Tertekan, Korban Penganiayaan Oleh Anak Pejabat di Sinjai Cabut Laporan

SINJAI – Tindak pidana penganiayaan yang diduga dilakukan oleh putra salah satu pejabat publik di ...