Desa Taipa Dorong Peningkatkan Ekonomi Masyarakat Melalui Sektor Pariwisata

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

Ketgam : Kunjungan wisatawan Asal Korea Selatan saat bersama Ketua Penggerak PKK Kab.Konut di Kasebo Wisata Tanjung Taipa.

SUARASULTRA.COM, KONUT – Pemerintah desa Taipa Kecamatan Lembo Kabupaten Konawe Utara (Utara) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor Pariwisata.

Diketahui, wilayah desa Taipa dihuni 262 Kepala Keluarga (KK) dan berada di pesisir teluk Lasolo. Daerah ini dikenal memiliki obyek wisata alam yang sudah tidak asing lagi yaitu Obyek Wisata Tanjung Taipa.

Memiliki pemandangan alamnya yang eksotik, daerah ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara sejak tahun 2001 sampai saat ini.

Tidak hanya kunjungan wisata, desa Taipa juga sering menjadi tempat event kegiatan tahunan oleh Pemerintah mulai tingkat Kabupaten sampai tingkat Provinsi.

Pejabat Kepala desa Taipa, Ahkam saat dikonfirmasi mengenai program pembangunan di daerah itu, menjelaskan bahwa pemerintah desa bersama warga bekerja sama merancang sebuah gagasan yang kemudian menjadi program unggulan di desa Taipa yakni di sektor Pariwisata.

“Tahun ini, melalui program pemerintah pusat dan pemerintah daerah Konut, Dana Desa (DD APBN) sebahagian anggaran itu kami mengutamakan peningkatan program pariwisata, tentu tujuan utama adalah bagaimana masyarakat luar atau wisatawan bisa lebih nyaman, aman dan senang ketika berkunjung di tempat kami,” kata pria yang dikenal ramah dan inovatif.

Menurut Ahkam, dalam penataan obyek wisata Tanjung Taipa sangat membutuhkan anggaran yang besar,. Sehingga pemerintah dan warga desa melakukan proses secara bertahap karena anggaran yang masih terbatas.

Ketgam : Ahkam,SH , Pj. Kades Taipa saat dilokasi pembangunan Drainase yang menggunakan anggaran DD APBN tahun 2019.

“Dalam penataan ruang desa, kami pemperbaiki sistem sanitasi yaitu membangun jaringan darinase, perbaikan jalan desa yang menuju lokasi wisata serta kita membangun beberapa kasebo untuk tempat istirahat dan bersantai bagi pengunjung di Tanjung Taipa,”tutur Pj.Kades Taipa.

Lebih lanjut kata Ahkam progres pembangunan desa Taipa yaitu mewujudkan program Pemerintah Pusat dan Program Pemerintah Daerah yang tertuang di dalam program KONASARA yakni mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dari beberapa warga yang ditemui mengakui bahwa kegiatan pembangunan di desa Taipa saat ini mulai ada perubahan yang sangat signifikan, karena masyarakat terbantu dengan anggaran DD APBN.

Ketgam : Media informasi kegiatan DD APBN tahun 2019 desa Taipa.

“Dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur desa , kami warga diberdayakan oleh pemerintah desa dan masyarakat diberikan alat kebutuhan kerja seperti alat tangkap ikan bagi nelayan, pemasangan jaringan instalasi listrik lengkap dengan KWH Listrik, Warga juga dilibatkan dalam perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan fisik bangunan serta sistem pelaksanaan kegiatan itu berjalan secara transparan dan baik,” ungkap Sulha salah satu warga desa Taipa.

Selain obyek wisata, wilayah desa Taipa memiliki potensi pertanian cengkeh, cacao dan potensi jasa kelautan yaitu pelabuhan kapal yang berkapasitas besar. Tak hanya itu, obyek wisata Tanjung Taipa menjadi salah satu icon pariwisata pemerintah daerah Konut sebagaimana dikenal dengan istilah segitiga berlian ( wisata Tanjung Taipa, Wisata Pulau Labengki dan Air Panas Wawolesea).

Laporan : Aras Moita

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

x

Check Also

Siap Cetak Pembalap Handal, KONI Kolaka Timur Bakal Fasiltasi Pelatihan Rider di Yogyakarta

SUARASULTRA.COM | KOLTIM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) bakal berangkatkan ...

error: Content is protected !!