Buka Pelatihan Kepemimpinan Dasar GP Ansor, Gusli Dinobatkan Jadi Anggota Kehormatan

  • Share
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, S.T., M.M., saat memberi sambutan pada Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar GP Ansor Konawe, Sabtu (21/12/2019).

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, S.T., M.M., saat memberi sambutan pada Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar GP Ansor Konawe, Sabtu (21/12/2019).

SUARASULTRA.COM, KONAWE – Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara,.S.T., M.M., Sabtu (21/12/2019) bertempat di aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Konawe.

Diketahui, kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Konawe ini rencananya akan berlangsung selama dua hari (Sabtu–Minggu).

banner 336x280

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter, kapasitas dan wawasan kebangsaan bagi setiap anggota GP Ansor serta sebagai kewajiban bagi kader Ansor sebelum menjadi anggota dan pengurus GP Ansor.

PKD ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara dan dihadiri oleh Pendais Haq Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Sulawesi Tenggara, Kyai Malik Nawawi Ketua Nahdatul Ulama (NU) Konawe, H. Ahmad Lita selaku Rois Suriah PC. NU Konawe. H. Ujung Lasandara sebagai Ketua Majelis Pembina Ansor Konawe, Muh. Kahfi Zurrahman Komisioner KPU dan mantan ketua GP Ansor Konawe,  Perwakilan Polres Konawe, sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Konawe.

Usai membuka kegiatan PKD GP Ansor Konawe, Gusli Topan Sabara menyampaikan dukungan atas kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar yang dilaksanakan oleh pemuda Ansor Kabupaten Konawe.

Pada kesempatan tersebut, mantan Ketua DPRD Konawe ini menitipkan pesan agar para kader ke depan mampu memiliki jiwa kepemimpinan yang punya kapasitas intelektual dan spritual yang tinggi.

Lebih lanjut kata Gusli, pemerintah Kabupaten Konawe berharap agar bisa ditingkatkan lagi kerja sama dan peran serta yang tidak hanya GP Ansor saja, melainkan ormas Islam pada umumnya.

Ini diharapkan agar program yang berkaitan dengan program pemerintah daerah itu bisa di sinergikan..

“Insyaallah, kami dari pemerintah daerah akan mendukung kegiatan kepemudaan,” katanya.

Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, S.T., M.M., (keempat dari kanan) saat memakai Jas GP Ansor

Sementara itu, Ketua Wilayah GP Ansor Sulawesi Tenggara, Pendais Haq dalam sambutannya mengatakan ada mekanisme untuk masuk sebagai anggota GP Ansor.

Menurut Pendais Haq, sebelum menjadi pengurus GP Ansor, calon anggota harus melalui tingkatan pendidikan kepemimpinan dasar, pendidikan kepemimpinan lanjutan dan pendidikan kepemimpinan nasional.

“Intinya adalah kita menanamkan nilai-nilai keagamaan yang mana berhaluan pada Ahlusunnah wal jamaah yang di mana menawarkan konsep agama Islam yang lebih mengutamakan toleransi,” jelasnya.

Lebih lanjut Pendais Haq mengungkapkan bahwa GP Ansor dan orang-orang yang melestarikan budaya tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tokoh-tokoh seperti bapak Wabup ini, yang melestarikan budaya layak dinobatkan sebagai anggota kehormatan GP Ansor,” Pendais Haq.

Kyai Malik Nawawi selaku Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Konawe menambahkan bahwa Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara adalah kader tulen Nahdatul Ulama.

“Kalau pak Wabup ini tulen warga Nahdliyin,” kata Kyai Malik Nawawi menambahkan.

Laporan: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!