Mancing Ikan di Perairan Pasir Putih, Nelayan Asal Desa Toari Dikabarkan Hilang

  • Share
Tim Rescue Pos SAR Kolaka persiapan untuk melakukan pencarian terhadap Nurdin (45) Nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Pasir Putih Desa Toari Kabupaten Kolaka. Foto: Remon

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Tim Rescue Pos SAR Kolaka persiapan untuk melakukan pencarian terhadap Nurdin (45) Nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Pasir Putih Desa Toari Kabupaten Kolaka. Foto: Remon

SUARASULTRA.COM, KENDARI – Seorang nelayan asal Desa Toari bernama Nurdin (45) dikabarkan hilang saat memancing di Perairan Pasir Putih, Desa Toari, Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Kamis (5/11/2019).

Diketahui, Perairan Pasir Putih ini berada di perbatasan antara Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Bombana.

banner 336x280

Korban keluar memancing sejak Rabu, 4 Desember 2019 sekira pukul 07.00 Wita. Tetapi hingga kini belum juga kembali ke rumahnya. Keluarga sempat mencarinya, namun tidak menemukan korban. Sehingga pihak keluarga melaporkan ke Basarnas Kendari.

Kepala Kantor Basarnas (Kakansar) Kendari, Djunaidi melalui Humas Basarnas, Wahyudi mengatakan, Kamis (5/12/2019) sekira pukul 08.20 Wita, pihaknya menerima informasi dari salah satu keluarga korban bernama Nazar.

Kepada Basarnas, Nazar menuturkan bahwa korban keluar memancing sejak Rabu, (4/12/2019) sekira pukul 07.00 Wita. Sesuai kebiasaan lanjutnya, korban selalu kembali ke rumah pukul 17.00 Wita.

“Pihak keluarga sudah melakukan pencarian hasilnya nihil, tetapi beberapa barang-barang milik korban ditemukan seperti, gabus tempat penyimpanan ikan, penutup tanki BBM dan beberapa bungkus rokok,” jelas Wahyudi menirukan laporan keluarga korban.

Berdasarkan laporan itu, sekira pukul 08.35 Wita, Tim Rescue Pos Search And Rescue (SAR) Kolaka diberangkatkan dengan menggunakan satu buah rescue car, satu unit rubber boat beserta alat pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.

“Jarak antara LKK dengan Pos SAR kolaka searah garis lurus, kurang lebih 31 Nautical Mile dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 3-4 jam,” tutur Wahyudi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi lanjut tentang nasib nelayan tersebut.

Laporan: Remon

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!