Memperingati Hari Bapak Pandu Dunia, Pramuka Kwartir Ranting Sawa Gelar Baksos

  • Share
Upacara pembukaan kegiatan perkemahan hari Bapak Pandu Dunia di Kecamatan Sawa, Minggu (22/02/2020) kemarin. Foto: Aras Moita

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Upacara pembukaan kegiatan perkemahan hari Bapak Pandu Dunia di Kecamatan Sawa, Minggu (22/02/2020) kemarin. Foto: Aras Moita

SUARASULTRA. COM | KONUT – Perkemahan hari Bapak Pandu Dunia (Baden Powell Day) yang diselenggarakan oleh Pramuka Kwartir Ranting Sawa Kabupaten Konawe Utara (Konut) diisi dengan kegiatan Bakti Sosial.

Kegiatan tersebut diawali upacara pembukaan di halaman Villa PNPM Pariwisata Desa Ulu Sawa pada Sabtu, 22 Februari dan berkahir hari ini, Minggu 23 Februari 2020

banner 336x280

Aktivitas perkemahan diisi dengan kegiatan-kegiatan pramuka seperti api unggun, giat persaudaraan dan giat prestasi. Selain itu juga dilakukan giat masyarakat dan penjelajahan serta bakti sosial di lokasi abrasi pantai Desa Ulu Sawa .

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol(Purn) Drs. Budi Waseso dalam sambutannya yang di sampaikan oleh Ketua Kwartir Ranting Kecamatan Sawa La Ode Muhammad Amanuddin mengatakan gerakan kepanduan atau yang kini dikenal dengan pramuka lahir dari fenomena sosial pemuda di lingkungan tempat tinggal Baden Powell Tahun 1907 – 1908 di mana kegiatan-kegiatan pemuda dan remaja sangat tidak produktif dan mengarah ke hal yang negatif sehingga timbul konflik kenakalan remaja dan mental buruk.

Maka Baden Powell membentuk Gerakan Kepanduan untuk memperbaiki mental remaja dan pemuda. Karena dampak positif dari gerakan tersebut sehingga menyebar ke seluruh dunia dan masuk ke Indonesia pada tahun 1912 lalu berubah nama menjadi Pramuka (Gerakan Pendidikan Kepanduan Praja Muda Karana) pada tahun 1961.

Kegitan Baksos dilokasi abrasi pantai Desa Ulu Sawa oleh peserta perkemahan Kwaran Sawa pada Minggu (23/02/2020). Foto: Aras Moita

“Gerakan Pramuka harus terus mengembangkan sistem pendidikan dan pelatihan agar seluruh kader Pramuka tidak ketinggalan zaman dan dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian pesatnya saat ini,” kata La Ode Muhammad Amanuddin.

Menurutnya, dengan kegiatan Pramuka ini karakter generasi muda dapat terbentuk, karena karakter generasi muda dan revolusi mental yang baik sangat diperlukan pemerintah untuk mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

“Melalui Pramuka, mental semangat melayani dan bersatu, siap membantu dan selalu bergandengan tangan untuk kemajuan Indonesia dan dunia yang lebih baik,” kata Amanuddin, Kabag Humas di Setda Konut.

Sementara di lokasi yang sama , Kades Ulu Sawa Hayuddin kepada Suarasultra. Com mengatakan kehadiran adik-adik dari Pramuka sangat membantu beban pemerintah dan masyarakat Ulu Sawa.

“Dengan kegiatan baksos di lokasi abrasi pantai di desa ini, kami pemerintah desa dan warga sangat terbantu dalam kegiatan baksos tersebut. Setidaknya dapat menangani abrasi dalam skala jangka pendek,” ucap Kades Ulu Sawa usai mengikuti kegiatan baksos pada Minggu (23/02/2020).

Laporan: Aras Moita

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!