Operasi Pekat Anoa 2024, Polres Konawe Ungkap 30 Kasus

  • Share
Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.IK (kedua dari kiri) saat memaparkan hasil Operasi Pekat Anoa 2024
banner 468x60

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.IK (kedua dari kiri) saat memaparkan hasil Operasi Pekat Anoa 2024

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Dalam rangka cipta kondisi menjelang HUT Bhayangkara ke 78 dan Harkamtibmas jelang pilkada serentak 2024, Kepolisian Resor (Polres) Konawe Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan Operasi Pekat Anoa 2024.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.IK kepada awak media saat menggelar Press Release di Aula Humas Polres Konawe, Senin 3 Juni 2024.

banner 336x280

Didampingi Kabag Ops AKP Ilham SH, Kasat Reskrim Iptu Pica Armedi, Kasat Narkoba AKP Asriady, dan Kasi Humas Ipda Suhardin, Kapolres Konawe mengatakan Operasi Pekat Anoa 2024 ini digelar untuk kemandirian wilayah dengan sasaran operasi adalah penyakit masyarakat.

“Sasaran operasi adalah penyakit masyarakat seperti Judi, Miras, Prostitusi, Penyalahgunaan Senjata Tajam, Premanisme, Narkoba dan Kejahatan Jalanan lainnya,”jelas Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi, S.IK.

Dalam Operasi Pekat Anoa 2024 yang dilaksanakan selama 15 hari (16–30 Mei 2024) Polres, Konawe berhasil mengungkap 30 kasus yang terdiri dari, Miras 22 kasus, prostitusi 1 kasus, penyedia praktek prostitusi 1 kasus, narkoba 2 kasus, judi 2 kasus, kejahatan jalanan 1 kasus, kenakalan remaja 1 kasus.

“Dari hasil ini, 3 kasus (Judi dan Narkoba) akan dilakukan penanganan lebih lanjut atau sidik, 27 kasus lainnya telah dilakukan pembinaan,” ungkap Kapolres Konawe.

Menurut Kapolres, dari kasus yang dinyatakan lanjut, penyidik Reskrim Polres Konawe mengamankan tiga orang tersangka dan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu 3 sachet seberat 1,59 gram, 12 sachet dengan berat 5,63 gram, HP dan alat hisap sabu-sabu. Kemudian barang bukti judi yang diamankan adalah uang Rp.380 ribu, rekapan togel, kartu dan buku rekening.

“Untuk barang bukti miras tradisional langsung dimusnahkan dan untuk miras pabrikan akan dimusnahkan pada akhir tahun bersama hasil operasi KRYD (Bogar, Sajam, dll) dan hasil operasi lainnya,” pungkas Kapolres Konawe.

Laporan: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 336x280
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!