

Musda I JMSI Maluku Utara Digelar di Ternate, Yusri Abubakar Terpilih sebagai Ketua Pengda
SUARASULTRA.COM | TERNATE – Musyawarah Daerah (Musda) I Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Maluku Utara resmi digelar pada Senin (12/1/2026) di Kofia Kafe, Kota Ternate.
Agenda ini menjadi momentum awal penguatan kelembagaan media siber di Maluku Utara, sekaligus menandai babak baru konsolidasi pers digital di wilayah tersebut.
Musda perdana ini dihadiri oleh unsur Pengurus Pusat JMSI, perwakilan media siber anggota JMSI, serta sejumlah pemangku kepentingan daerah.
Kehadiran berbagai pihak tersebut menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pers digital yang profesional dan berintegritas.
Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas Pengurus Pusat JMSI, Dino Umahuk, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang konsolidasi strategis untuk memperkuat peran media siber yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Musda ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi menjadi fondasi konsolidasi JMSI Maluku Utara agar mampu menghadirkan jurnalisme berkualitas serta berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Dino.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara media siber, pemerintah daerah, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan arah kebijakan nasional JMSI.
Menurutnya, tantangan media siber saat ini tidak semata pada kecepatan penyajian informasi, tetapi juga pada akurasi, etika, dan keberpihakan terhadap kepentingan publik.
Dalam Musda tersebut, Yusri Abubakar ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Provinsi Maluku Utara terpilih melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Penetapan itu disambut dengan komitmen kuat dari Yusri untuk memperkuat soliditas internal organisasi serta meningkatkan kualitas pers di Maluku Utara.
“Pasca-Musda ini, JMSI Maluku Utara telah menyiapkan sejumlah agenda strategis sebagai langkah konkret penguatan organisasi,” kata Yusri dalam pernyataan perdananya.
Ia menyebutkan, dalam waktu dekat JMSI Maluku Utara akan melaksanakan sejumlah program prioritas, di antaranya Uji Kompetensi Wartawan (UKW), konsolidasi pers daerah, pelantikan pengurus, serta pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).
“Program-program tersebut kami rancang untuk mendorong profesionalisme wartawan, memperkuat tata kelola perusahaan pers, sekaligus memastikan JMSI hadir sebagai organisasi yang adaptif terhadap tantangan era digital,” ujarnya.
Musda I JMSI Provinsi Maluku Utara diharapkan menjadi titik awal terbentuknya ekosistem media siber yang kuat, kredibel, dan berdaya saing.
Dengan kepemimpinan baru, JMSI Maluku Utara ditargetkan menjadi salah satu pilar penguatan jurnalisme berkualitas di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi dan maraknya disinformasi. (**)

















