Paripurna DPRD: Pemda Konawe Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 12,28 Persen dan Kemiskinan Menurun

  • Share
Sekda Dr. Ferdinand, SP, MH (kiri) saat menyerahkan dokumen LKPJ kepada Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd,MM.

Make Image responsive
Make Image responsive

Paripurna DPRD: Pemda Konawe Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 12,28 Persen dan Kemiskinan Menurun

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Konawe Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Konawe, Selasa (31/3/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., didampingi Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Ir. H. Majenuddin, M.Si., serta Ketua Komisi I Dedy, S.Si. Hadir Sekretaris Daerah Konawe, Dr. Ferdinand. SP, MH mewakili Bupati H. Yusran Akbar, ST yang tidak sempat hadir.

Selain itu, rapat juga dihadiri Wakapolres Konawe Kompol Hasruddin, S.E., M.E. yang mewakili Kapolres Konawe, unsur Kejaksaan Negeri Konawe, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe.

Dalam sambutan Bupati Konawe yang dibacakan Sekda Ferdinand, disampaikan bahwa penyampaian LKPJ merupakan momentum penting, tidak hanya sebagai pemenuhan kewajiban konstitusional kepala daerah, tetapi juga sebagai wujud akuntabilitas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Selain itu, forum tersebut mencerminkan kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjalankan fungsi pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Tahun 2025 merupakan tahun yang sangat menentukan bagi Pemerintah Kabupaten Konawe, karena menjadi tahun pertama pelaksanaan pemerintahan kami bersama Wakil Bupati dalam mengemban amanah rakyat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, capaian pembangunan pada tahun pertama pemerintahan tidak sekadar deretan angka administratif, tetapi menjadi fondasi awal dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Konawe selama lima tahun ke depan.

Secara umum, pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Konawe sepanjang Tahun Anggaran 2025 menunjukkan capaian positif. Dari sisi makroekonomi, laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 11,82 persen pada tahun 2024 menjadi 12,28 persen pada tahun 2025.

Baca Juga:  Tingkatkan Indeks Pertanaman, Distan Butur Salurkan Alsintan Kepada Kelompok Tani

Peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, serta sektor jasa yang terus berkembang. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat dan perputaran ekonomi daerah.

Di bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 74,50 menjadi 75,09. Usia harapan hidup naik dari 72,85 tahun menjadi 73,04 tahun.

Pada sektor pendidikan, harapan lama sekolah meningkat dari 13,05 tahun menjadi 13,11 tahun, sementara rata-rata lama sekolah naik dari 9,69 tahun menjadi 9,80 tahun. Pengeluaran riil per kapita masyarakat pun mengalami kenaikan dari Rp11,415 juta menjadi Rp11,763 juta.

Dari aspek kesejahteraan sosial, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 13,25 persen menjadi 12,28 persen. Tingkat partisipasi angkatan kerja tercatat meningkat menjadi 76,84 persen, dengan tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 2,81 persen.

Sebagai daerah agraris yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara, Konawe juga mencatat peningkatan produksi di sektor pertanian. Produksi gabah kering giling meningkat dari 216.342 ton menjadi 241.504 ton, sementara gabah kering panen naik dari 259.491 ton menjadi 289.671 ton.

Produksi beras turut meningkat dari 124.241 ton menjadi 138.691 ton, dengan luas panen yang bertambah dari 48.743 hektare menjadi 54.057 hektare. Sementara itu, tingkat inflasi daerah tetap terjaga pada angka 3,57 persen.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Konawe menyadari masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan yang perlu terus diperkuat, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan infrastruktur dasar, penguatan sumber daya manusia, serta transformasi ekonomi berbasis nilai tambah.

Pemerintah daerah berharap, rekomendasi DPRD terhadap LKPJ tersebut dapat menjadi masukan strategis dalam meningkatkan kualitas kebijakan dan program pembangunan daerah ke depan.

Baca Juga:  Tersangka Pungli Calon TKL Ditahan, Polres Konawe Bidik Pihak Terkait

Laporan: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share