Pelayanan Bandara Haluoleo Kembali Disorot, Penumpang Keluhkan Sikap Petugas yang Dinilai Kurang Ramah

  • Share
Salah satu penumpang yang mengkritik pelayanan di Bandara Halu Oleo Kendari. Foto : Tangkapan Layar

Make Image responsive
Make Image responsive

Pelayanan Bandara Haluoleo Kembali Disorot, Penumpang Keluhkan Sikap Petugas yang Dinilai Kurang Ramah

SUARASULTRA.COM | KENDARI – Pelayanan di Bandara Haluoleo kembali menjadi sorotan publik setelah seorang penumpang membagikan pengalaman kurang menyenangkan melalui media sosial.

Keluhan tersebut mencuat lewat sebuah video yang diunggah akun TikTok Eskrimmerkuri dan viral di jagat maya. Dalam video itu, penumpang mengaku kesal terhadap sikap sejumlah petugas bandara yang dinilai tidak ramah saat memberikan pelayanan.

“Sumpah gue kesal banget. Kayaknya petugas Bandara Haluoleo Kendari perlu banget di-training soal manner, basic manner lah pada umumnya,” ujar pemilik akun dalam videonya, Sabtu (28/3/2026).

Ia menceritakan, kejadian bermula saat dirinya baru tiba di bandara dan mencari lokasi check-in untuk maskapai Pelita Air. Namun, alih-alih mendapatkan arahan yang jelas, ia justru merasa diperlakukan kurang sopan oleh petugas.

“Saya lagi cari boarding check-in Pelita Air di mana. Ada staf perempuan yang tanya, tapi saya belum terlalu paham. Saat orang kedua tanya, saya jawab Pelita, lalu diarahkan. Tapi ketika saya masih di situ, sekitar satu meter, petugas itu bilang ‘ya tadi saya tanya tidak dijawab’ sambil tertawa,” ungkapnya.

Menurutnya, sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan standar pelayanan yang baik, bahkan terkesan merendahkan penumpang. Ia pun berharap pihak bandara dapat meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya terkait etika dasar (basic manner) para petugas.

“Sebagai pekerja di bidang layanan, seharusnya petugas bisa lebih ramah dan menghargai pelanggan,” tambahnya.
Permasalahan pelayanan di Bandara Haluoleo bukan kali pertama terjadi.

Sebelumnya, sejumlah keluhan juga muncul terkait sistem transportasi di area bandara, termasuk belum diizinkannya transportasi online beroperasi karena belum adanya kerja sama dengan pihak terkait.

Baca Juga:  PBSI Konawe Cup I 2025 Digelar, Bidik Talenta Emas Menuju Porprov Sultra 2026

Polemik pengelolaan transportasi ini bahkan sempat menuai kritik dari berbagai pihak. Pemerintah daerah pun mengaku akan melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas layanan yang dinilai belum optimal.

Tak hanya penumpang, para pengemudi transportasi online juga pernah mengeluhkan pembatasan hingga dugaan intimidasi saat menjemput penumpang di kawasan bandara.

Sebagai salah satu pintu gerbang utama di Sulawesi Tenggara, pelayanan di Bandara Haluoleo memiliki peran penting dalam menciptakan kesan pertama bagi wisatawan maupun pengguna jasa transportasi udara.

Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah konkret dari pihak berwenang untuk membenahi berbagai persoalan pelayanan yang terus berulang tersebut.***

Editor: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share