Petani di Konawe Meninggal Dunia Diduga Tersambar Petir Saat Pulang dari Sawah

  • Share
Korban saat dievakuasi ke rumah duka.

Make Image responsive
Make Image responsive

Petani di Konawe Meninggal Dunia Diduga Tersambar Petir Saat Pulang dari Sawah

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Cuaca ekstrem yang disertai hujan deras dan petir kembali memakan korban jiwa. Seorang petani di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat berada di area persawahan.

Korban diketahui bernama Wayan Sunardo (57), warga Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe. Peristiwa nahas tersebut terjadi di area persawahan Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Tongauna pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian korban tengah berada di sawah miliknya untuk mengecek kondisi tanaman padi. Tak lama kemudian hujan turun disertai kilatan petir.

Korban kemudian berusaha pulang dengan mengendarai sepeda motor. Namun dalam perjalanan, ia diduga tersambar petir hingga terjatuh dari kendaraannya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dengan kondisi rambut hangus dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban pertama kali ditemukan oleh Wayan Sara (55), seorang petani yang juga merupakan warga Kelurahan Mekarsari. Setelah mengetahui kondisi korban sudah tidak bernyawa, saksi segera menghubungi pihak keluarga.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Sendang Mulyasari.

Saat ini pihak keluarga tengah mempersiapkan prosesi pemakaman secara agama Katolik setelah sebelumnya jenazah dimandikan di rumah duka.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Konawe, IPTU Andi Abd. Gafur, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar telah terjadi peristiwa seorang warga yang diduga tersambar petir saat berada di area persawahan di wilayah Kecamatan Tongauna. Personel Polsek Tongauna telah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan serta monitoring di lokasi kejadian,” ujarnya.

Baca Juga:  APNI Klarifikasi Isu Miring Terkait PT Ifishdeco Tbk: Operasional Sesuai Kaidah dan Regulasi

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah ketika cuaca buruk, khususnya saat hujan deras yang disertai petir.

“Apabila terjadi hujan deras disertai petir, masyarakat diimbau untuk segera mencari tempat perlindungan yang aman, menghindari area terbuka seperti persawahan atau lapangan, serta tidak berteduh di bawah pohon besar,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengingatkan bahwa peristiwa warga tersambar petir kerap terjadi saat kondisi cuaca ekstrem. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di luar ruangan.***

Editor: Redaksi

Make Image responsive
banner 120x600
  • Share