Curi Motor Fino, Pelaku di Kolaka Tinggalkan Scoopy di TKP, Aksi Terekam CCTV

  • Share
Ketgam: Terduga pelaku yang terekam kamera CCTV.

Make Image responsive
Make Image responsive

Curi Motor Fino, Pelaku di Kolaka Tinggalkan Scoopy di TKP, Aksi Terekam CCTV

SUARASULTRA.COM | KENDARI – Aksi pencurian sepeda motor dengan modus tak biasa terjadi di Desa Watalara, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Seorang pria tak dikenal terekam kamera CCTV saat membawa kabur satu unit sepeda motor Yamaha Fino berwarna putih yang terparkir di halaman rumah warga.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, pelaku tampak mengenakan topi dan masker guna menyamarkan identitasnya. Ia terlihat santai mengamati situasi sekitar sebelum melancarkan aksinya.

Pelaku terlebih dahulu memarkir sepeda motor yang digunakannya di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, ia dengan cepat mengambil motor milik korban yang saat itu dalam kondisi kunci masih tergantung. Tanpa hambatan berarti, pelaku langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

Peristiwa ini menjadi janggal karena pelaku justru meninggalkan sepeda motor yang dibawanya di tempat kejadian perkara (TKP).

Korban yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kejadian itu berlangsung pada Kamis, 2 April 2026, sekitar siang hari. Saat itu, ia sedang tertidur di dalam rumah, sementara istrinya berada di dapur bersama seorang tamu.

“Saya baru sadar motor hilang sore hari. Awalnya tidak curiga, tapi setelah dicari tidak ditemukan. Setelah cek CCTV, ternyata sudah dicuri. Kunci motor memang masih tergantung, mungkin pelaku melihat kesempatan,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Korban menambahkan, sepeda motor yang ditinggalkan pelaku merupakan jenis Honda Scoopy. Ia menduga kendaraan tersebut juga merupakan hasil tindak pencurian.

“Motor Scoopy itu mirip dengan informasi kehilangan milik warga Desa Tambea beberapa hari lalu. Kemungkinan ini bagian dari cara pelaku menghilangkan jejak,” katanya.

Informasi lain dari rekaman CCTV menunjukkan bahwa pelaku sempat mencoba menggadaikan motor Scoopy tersebut kepada warga sebelum menjalankan aksinya. Namun, upaya itu gagal karena pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen kepemilikan kendaraan.

Baca Juga:  Pemdes Lambangi Salurkan BLT Dana Desa Tahap Satu, Berkah Ramadhan Bagi 117 KPM

Saat ini, korban telah mengamankan sepeda motor yang ditinggalkan pelaku beserta rekaman CCTV, dan telah menyerahkannya kepada pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi diharapkan segera mengungkap identitas pelaku dan mengembangkan kasus ini, mengingat kuat dugaan pelaku merupakan bagian dari jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut.

Laporan: Redaksi

 

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share