

Dua Rumah di Konawe Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Musibah kebakaran yang terjadi pada Rabu (8/4) menyisakan duka mendalam bagi dua keluarga di Kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe. Dalam peristiwa tersebut, dua unit rumah hangus terbakar hingga rata dengan tanah.
Kobaran api dengan cepat melahap bangunan beserta seluruh isinya, sehingga tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan. Kini, yang tersisa hanya puing-puing kayu dan tembok yang nyaris roboh.
Berdasarkan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Konawe, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materil ditaksir mencapai sekitar Rp600 juta.
Penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik. Salah seorang warga sekitar, Ferdy, mengungkapkan bahwa api pertama kali muncul dari salah satu rumah yang sedang ditinggal pemiliknya.
“Rumah itu sedang kosong. Colokan televisi diduga terbakar lalu menyambar bagian dinding rumah,” ujar Ferdy.
Ia menambahkan, kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang saat kejadian membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah lain yang berada sangat dekat.
“Anginnya sangat kencang kemarin, apalagi jarak antar rumah memang berdekatan,” tambahnya.
Ferdy berharap pemerintah setempat segera memberikan bantuan kepada para korban yang kini kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta bendanya.
“Mereka sangat membutuhkan bantuan dari kita semua, terutama pemerintah. Kasihan, rumah mereka habis terbakar,” harapnya.
Sementara itu, Lurah Arombu, Ade Setyadi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami sudah menyurat ke Dinas Sosial agar para korban segera mendapatkan bantuan,” ungkap Ade.
Atas peristiwa ini, ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
“Masyarakat diharapkan memastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi aman dan tidak terhubung dengan listrik saat tidak digunakan,” tutupnya.
Laporan: Redaksi


















