
Syamsul Ibrahim Pasang Target Kebangkitan PAN Konawe, Bidik 7 Kursi dan Ketua DPRD 2029
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE, M.Si, memasang target besar untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang matahari terbit itu pada Pemilu 2029.
Syamsul yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Konawe, bertekad membawa PAN kembali menjadi kekuatan politik utama di Kabupaten Konawe, khususnya di lembaga legislatif.
Target tersebut cukup realistis sekaligus ambisius. Syamsul membidik sedikitnya 7 kursi DPRD Konawe dari lima daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2029. Jika target itu terealisasi, PAN berpeluang kembali menduduki kursi pimpinan DPRD Konawe.
“Target kita pada Pemilu 2029 dengan semakin banyaknya partai dan kompetisi yang semakin sehat, ya target kita kursi pimpinan. Artinya Ketua DPRD. Insya Allah dari 5 dapil, target kita paling tidak 7 kursi,” ujar Syamsul Ibrahim.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. PAN memiliki rekam jejak kuat dalam perpolitikan Konawe. Pada Pemilu 2014, PAN berhasil meraih 7 kursi DPRD Konawe sekaligus menempatkan kadernya sebagai pimpinan DPRD.
Kekuatan itu bahkan meningkat pada Pemilu 2019. PAN berhasil meraih 8 kursi dan kembali mempertahankan posisi sebagai partai pemegang kursi Ketua DPRD Konawe.
Namun, kejayaan tersebut mengalami penurunan pada Pemilu 2024. Perolehan kursi PAN di DPRD Konawe turun menjadi 6 kursi. Pada periode yang sama, PDIP juga mengamankan 6 kursi, tetapi unggul dalam perolehan suara sehingga berhasil mengambil posisi PAN di pucuk pimpinan DPRD Konawe.
Bagi Syamsul, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Ia menilai salah satu persoalan utama yang menyebabkan penurunan perolehan kursi PAN adalah belum maksimalnya infrastruktur partai hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
“Saya lihat tantangannya adalah infrastruktur partai yang tidak berjalan, mulai dari tingkat desa dan kecamatan. Belum maksimal,” tutur Syamsul.
Karena itu, pembenahan struktur organisasi menjadi salah satu agenda utama yang akan dilakukan Syamsul sebagai Ketua DPD PAN Konawe. Ia ingin memastikan PAN memiliki kepengurusan dan mesin politik yang benar-benar bekerja hingga tingkat paling bawah.
“Kita benahi kembali, sehingga di tingkat desa atau ranting itu mesti pengurus. Mesti ada relawan yang menyuarakan PAN dan bergerak untuk PAN. Kalau itu bergerak, saya yakin PAN bisa meraih kembali kejayaan,” ungkapnya.
Langkah konsolidasi tersebut diyakini semakin kuat dengan posisi Yusran Akbar, ST sebagai Ketua DPW PAN Sulawesi Tenggara. Yusran yang saat ini menjabat sebagai Bupati Konawe juga merupakan pasangan Syamsul Ibrahim dalam memimpin Kabupaten Konawe.
Keduanya resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), pada 6 Oktober 2026. Pelantikan tersebut menjadi momentum baru bagi konsolidasi dan kebangkitan PAN di Sulawesi Tenggara, khususnya di Konawe.
Tak hanya membidik kursi pimpinan DPRD Konawe, Syamsul juga memasang target lebih besar untuk PAN di tingkat provinsi dan nasional.
Untuk DPR RI, PAN Sultra ditargetkan kembali merebut satu kursi pada Pemilu 2029. Target tersebut dipasang setelah PAN tidak berhasil mendapatkan kursi DPR RI pada Pemilu 2024.
“Kita optimistis target akan tercapai pada Pemilu 2029. Bukan hanya itu, kursi DPR RI akan kita isi 1 kursi. Pada Pemilu 2024, tidak ada kursi PAN di DPR RI,” jelas Syamsul.
Sementara di DPRD Sulawesi Tenggara, PAN juga memiliki pekerjaan rumah cukup besar. Dari sebelumnya mengantongi 6 kursi, perolehan PAN pada Pemilu 2024 turun menjadi 3 kursi.
Syamsul menargetkan jumlah tersebut kembali seperti capaian sebelumnya.
“Target kita, akan isi kembali 6 kursi itu pada Pemilu 2029. Jika itu terwujud, kita (PAN) masuk nominasi kursi pimpinan di DPRD Provinsi,” imbuhnya.
Untuk merealisasikan seluruh target tersebut, Syamsul menegaskan konsolidasi partai akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk hingga ke tingkat ranting.
Menurut dia, PAN sebenarnya masih memiliki basis dan sejarah panjang di sejumlah wilayah. Hal itu terlihat dari masih berkibarnya panji-panji PAN yang dibawa para senior, pendiri, maupun pengurus terdahulu.
“Nah kalau kita kembali bekerja, saya yakin dan percaya itu kita bisa meraih kepercayaan rakyat,” pungkas Syamsul Ibrahim optimistis.
Dengan kepemimpinan baru dan agenda konsolidasi hingga tingkat akar rumput, Syamsul Ibrahim kini menjadikan Pemilu 2029 sebagai momentum untuk membuktikan bahwa PAN masih mampu bangkit dan kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Konawe maupun Sulawesi Tenggara.
Laporan: Sukardi Muhtar






















