

Peduli Wong Cilik, Ketua DPP PDIP Wiryanti Sukamdani Salurkan Bantuan di Konawe
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Wiryanti Sukamdani bersama mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini dan mantan anggota DPR RI, Ribka Tjiptaning Proletariyati dan Sri Rahayu melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (19/7/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Bidang Kerakyatan PDIP yang sebelumnya digelar di Kota Kendari.
Kehadiran Wiryanti Sukamdani di Konawe bersama rombongan disambut hangat oleh Ketua DPC PDIP Konawe, Rusdianto, SE, MM, Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, S.Pd, MM, serta jajaran Fraksi PDIP dan pengurus DPC setempat.
Dalam lawatannya, Yanti sapaan akrab Ketua DPP PDI-P itu mengunjungi tiga lokasi yang merepresentasikan denyut nadi masyarakat akar rumput yaitu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), penjual jagung rebus di Kecamatan Pondidaha, lokasi panen raya di Desa Lalousu Kecamatan Wonggeduku, dan lokasi pembibitan ikan air tawar di Desa Tawamelewe Kecamatan Uepai.

Di setiap titik kunjungan, Yanti tak datang dengan tangan kosong. Ia menyalurkan bantuan untuk pelaku UMKM, petani, dan pelaku budidaya ikan air tawar sebagai bentuk kepedulian PDIP terhadap masyarakat ekonomi kecil.
“PDI Perjuangan adalah partai wong cilik. Kami hadir dan akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dari akar rumput,” ujar Rusdianto dalam keterangannya.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi energi baru bagi Pemkab Konawe untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
“Selain ke Kota Kendari, Ibu Yanti secara khusus memilih menyambangi Konawe. Ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap pemerintahan yang berpihak kepada rakyat,” ucapnya.

Kegiatan ini mempertegas komitmen PDIP dalam menyapa langsung masyarakat, menyerap aspirasi mereka, sekaligus memastikan kehadiran negara melalui partai politik yang berpijak pada kekuatan rakyat.
Laporan: Sukardi Muhtar



