
Ketua DPRD Konawe Tegur Kepala OPD yang Mangkir Saat Paripurna KUA-PPAS 2026
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., menyoroti rendahnya tingkat kehadiran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat Paripurna Penyerahan Dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026, yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Konawe, Kamis (6/11/2025).
Dalam rapat bersama tim eksekutif tersebut, Made mengaku kecewa karena sebagian besar kepala OPD tidak hadir secara langsung dan hanya mengutus perwakilan.
“Perlu kita pahami bersama, ini merupakan kepentingan rakyat. Kalau kepala OPD saja sudah ogah-ogahan seperti ini, susah juga,” tegas Made di hadapan peserta rapat.
Politisi asal PDIP itu berharap Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., dan Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Ferdinand, S.P., M.H. dapat menyampaikan langsung kondisi tersebut kepada Bupati Yusran Akbar sebagai pengambil keputusan di eksekutif.
Menurut Made, ketidakhadiran para kepala OPD mencerminkan kurangnya komitmen dalam mendukung pembahasan kebijakan anggaran yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Mudah-mudahan Pak Wakil dan Sekda bisa sampaikan langsung ke Bupati. Kalau ada kepala OPD yang tidak mau mengabdikan diri dengan tulus dan ikhlas, sebaiknya tidak usah hadir saja,” ujarnya dengan nada tegas.
Lebih lanjut, Made menilai bahwa anggota DPRD masih menunjukkan komitmen dan konsistensi tinggi dalam mengikuti pembahasan KUA-PPAS 2026, sehingga pihak eksekutif semestinya memiliki semangat yang sama.
“Kita ingin bersinergi dan bersatu padu. Kalau anggota DPRD saja konsisten hadir membahas KUA-PPAS, kenapa justru banyak kepala OPD yang absen?” ujarnya mempertanyakan.
Ia juga menyinggung kebiasaan sejumlah OPD yang sering diwakilkan oleh sekretaris atau pejabat lainnya dalam rapat penting seperti ini.
“Kalau yang sering diwakili kadis terus, ya sudah, evaluasi saja,” sindirnya.
Made menegaskan, kehadiran dan keseriusan kepala OPD sangat menentukan kualitas pembahasan KUA-PPAS 2026 agar menghasilkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada masyarakat.
“Ini menjadi atensi kami di DPRD Konawe untuk teman-teman eksekutif. Kami harap ke depan tidak ada lagi sikap acuh seperti ini,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi
















