

Security Rich Club Kendari Diduga Tusuk Tiga Rekan Kerja, Polisi Lakukan Pengejaran
SUARASULTRA.COM | KENDARI – Insiden penusukan menggemparkan kawasan hiburan malam di Kota Kendari. Tiga karyawan Rich Club Kitchen Bar Executive Karaoke and Lounge menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh sesama rekan kerja, yakni seorang petugas keamanan (security), pada Kamis (15/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di area parkiran Rich Club yang berlokasi di Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, sekitar pukul 03.00 WITA.
Aksi brutal itu menyebabkan ketiga korban mengalami luka serius dan harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Korem Kendari untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa terduga pelaku tidak hanya melakukan penusukan, tetapi juga menggunakan senjata busur saat melancarkan aksinya.
“Ada kejadian penusukan di Karaoke Rich Club. Korbannya tiga orang dan sekarang masih dirawat di IGD RS Korem Kendari,” ungkap narasumber tersebut.
Ia menambahkan, ketiga korban merupakan karyawan aktif Rich Club yang diserang secara brutal oleh petugas keamanan yang bertugas di tempat hiburan malam tersebut.
“Selain ditusuk, korban juga terkena busur. Pelakunya diduga kuat adalah security Rich Club,” lanjutnya.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis secara resmi identitas korban maupun terduga pelaku, termasuk kronologi lengkap kejadian.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, belum memberikan keterangan resmi meski telah dihubungi melalui pesan singkat maupun sambungan telepon oleh awak media.
Sementara itu, Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, membenarkan adanya insiden penusukan tersebut. Ia menyampaikan bahwa aparat kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku yang melarikan diri usai kejadian.
“Iya benar, pelakunya masih dalam pengejaran. Diduga masih bersembunyi,” ujar Iptu Busran saat dikonfirmasi awak media.
Polisi memastikan akan mengusut tuntas kasus tersebut dan segera menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.
Laporan: Redaksi

















