Dua Mahasiswa Teknik Geologi UHO Dilaporkan Hilang Saat Penelitian di Hutan Sambasule Konawe

  • Share
Tim Gabungan sebelum melakukan pencarian di hutan Sambasule Kecamatan Meluhu.

Make Image responsive
Make Image responsive

Dua Mahasiswa Teknik Geologi UHO Dilaporkan Hilang Saat Penelitian di Hutan Sambasule Konawe

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dilaporkan hilang saat menjalankan tugas penelitian lapangan di kawasan hutan Desa Sambasule, Kecamatan Meluhu, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa, 27 Februari 2026.

Kedua mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Geologi UHO yang tengah melaksanakan kegiatan penelitian pemetaan wilayah sebagai bagian dari tugas akademik.

Lokasi penelitian berada di area perkebunan kelapa sawit milik PT Tani Prima Makmur (TPM), Desa Sambasule. Dari area perkebunan tersebut, para mahasiswa kemudian masuk ke kawasan hutan sesuai dengan jalur pemetaan yang telah ditentukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan penelitian dilakukan secara berkelompok dengan sistem pembagian blok pemetaan. Setiap kelompok terdiri dari dua orang mahasiswa yang ditugaskan memetakan satu blok wilayah berdasarkan peta yang telah disusun oleh dosen pembimbing.

“Dua mahasiswa itu masuk di Desa Sambasule dan mereka start di area perkebunan sawit untuk melakukan penelitian menggunakan peta blok yang diberikan oleh dosen Fakultas Geologi Pertambangan kampusnya. Dalam satu grup terdiri dari dua orang.

Setelah melakukan pemetaan, hasilnya dilaporkan ke dosen,” ujar Malik Risal, Pimpinan Operasi Pencarian Orang BPBD Konawe, saat dihubungi melalui WhatsApp, Rabu pagi (28/1).

Kegiatan pemetaan dimulai sejak pagi hari. Sesuai jadwal, seluruh kelompok diwajibkan kembali ke titik awal dan melakukan koordinasi pada pukul 12.00 Wita. Namun, hingga waktu yang ditentukan, satu kelompok tidak kunjung kembali.

Kelompok lain sempat menunggu dan berupaya melakukan koordinasi. Hingga pukul 15.00 Wita, tidak ada komunikasi dari kelompok tersebut. Upaya menghubungi kedua mahasiswa itu pun tidak membuahkan hasil.

Baca Juga:  Diduga Salahgunakan Dandes, Seorang Kades di Konut Dipolisikan

“Kemarin targetnya jam 12 siang semua kelompok sudah melakukan koordinasi. Namun ada satu kelompok yang belum melaporkan hasil pemetaannya dan tidak kembali. Saat dihubungi, sudah putus kontak pada pukul 15.00 Wita, sehingga kedua mahasiswa tersebut dilaporkan hilang,” jelas Malik Risal.

Dua mahasiswa yang dilaporkan hilang diketahui bernama Taufik (22) dan Dimas (22). Keduanya terakhir kali terlihat memasuki area perkebunan sawit sebelum bergerak menuju kawasan hutan sesuai jalur pemetaan yang telah ditetapkan.

Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Kepolisian, BPBD Konawe, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga warga setempat.

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area perkebunan dan kawasan hutan sekitar lokasi penelitian dengan metode pencarian darat.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian secara intensif terhadap kedua mahasiswa tersebut. (**)

Editor: Redaksi

 

Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!