

Kasat Binmas Polres Konawe Buka Diklatsar Tamalaki ke-XVII, Tekankan Peran Ormas sebagai Perekat Sosial
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Konawe, IPTU Andi Aco Baso, secara resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Tamalaki Wonua Konawe ke-XVII yang berlangsung di Kelurahan Bose-Bose, Kecamatan Konawe, Kabupaten Konawe, Kamis (9 April 2026).
Kehadiran Kasat Binmas bersama Kanit Binpolmas Polres Konawe dalam kegiatan tersebut merupakan wujud pembinaan Polri terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas), sekaligus mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan elemen masyarakat.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya organisasi masyarakat, Lembaga Adat Tolaki, Tamalaki Wonua Konawe, Lembaga Adat Konawe, serta Forum Masyarakat Adat Konawe.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut IPTU Andi Aco Baso, Kanit Binpolmas Polres Konawe Aiptu Jamaluddin, S.H., perwakilan DPP Lembaga Adat Tolaki Dr. Basrin Melamba, S.Pd., M.A., serta Ketua Tamalaki Wonua Konawe, Tasrin, S.Kes.
Pada kesempatan itu, Kasat Binmas juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Adat Tamalaki Wonua Konawe sebagai simbol pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.
Dalam sambutannya, IPTU Andi Aco Baso mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk berperan aktif sebagai perekat sosial dan benteng ideologi bangsa.
Polisi berpangkat dua balok emas di pundak itu menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan, dengan menempatkan Pancasila sebagai titik temu (kalimatun sawa) di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh aktivitas ormas tetap berada dalam koridor hukum serta menjunjung tinggi ketertiban umum.
Lebih lanjut, Kasat Binmas mendorong penerapan nilai gotong royong dalam konteks modern melalui aksi nyata, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat dan respons cepat terhadap bencana.
IPTU Andi Aco Baso juga menekankan pentingnya memperkuat ketahanan ideologi anggota ormas dari pengaruh radikalisme dan polarisasi yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Melalui pemahaman nilai-nilai Pancasila, diharapkan ormas dapat menjadi wadah partisipasi masyarakat yang selaras dengan cita-cita proklamasi,” ujarnya.
Kegiatan Diklatsar tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.
Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dinilai memberikan rasa aman serta memperkuat hubungan kemitraan antara aparat kepolisian dan warga.
Laporan: Redaksi


















