Mobil Warga Terserempet Truk di Bypass Kendari, Penyelesaian Ganti Rugi Masih Dibahas

  • Share
Oplus_16908288

Make Image responsive

Mobil Warga Terserempet Truk di Bypass Kendari, Penyelesaian Ganti Rugi Masih Dibahas

SUARASULTRA.COM | KENDARI – Persoalan kerusakan kendaraan menyusul insiden antara sebuah mobil pribadi dan truk yang disebut sebagai kendaraan operasional PT Wings masih dalam proses penyelesaian.

Pemilik mobil berinisial AN mengaku kendaraannya terserempet truk yang dikemudikan seorang sopir berinisial AR saat melintas di kawasan Jalan Poros Bypass, tepatnya di seberang The Park Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 15.35 Wita.

AN mengatakan, saat kejadian dirinya hendak berbelok menuju jalan poros. Di saat bersamaan, truk yang dikemudikan AR berada di sisi kanan dan juga hendak mengambil arah yang sama.

Menurut AN, truk tersebut mengambil putaran hingga bagian ujung kendaraan mengenai mobilnya. Meski telah membunyikan klakson, truk tetap melaju sehingga menyebabkan spion kanan mobilnya terlepas.

“Posisinya sama-sama hendak belok. Saya di kiri, dia di kanan. Tapi, dia langsung mengambil putaran, padahal banyak mobil kecil di sisi kiri, termasuk mobil saya. Saya sudah klakson, tetapi dia tetap melaju dan langsung menikung sehingga mobil saya terserempet. Spion kanan langsung jatuh,” kata AN kepada RuangSultra, Sabtu (26/9/2026).

Usai kejadian, AN dan AR sempat terlibat perdebatan sebelum keduanya menuju lokasi PT Wings di Jalan Poros Bandara Haluoleo, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Di lokasi tersebut, AN mengaku bertemu dengan pihak HRD PT Wings untuk membicarakan kerusakan kendaraan dan mekanisme penyelesaiannya.

AN mengatakan dirinya meminta agar seluruh biaya perbaikan mobil ditanggung pihak perusahaan. Namun, berdasarkan keterangan yang disampaikannya, perusahaan menawarkan skema pembagian biaya, yakni 50 persen ditanggung perusahaan dan 50 persen lainnya dibebankan kepada AR.

Baca Juga:  Jualan Penganan Buka Puasa di Tengah Pendemi Corona

“Saya meminta pertanggungjawaban 100 persen untuk diganti. Namun, pihak PT Wings mau membayar 50 persen dan membebankan AR 50 persen. Saya tidak setuju. Saya kasihan karena dia baru bekerja dua bulan dan saat itu sedang menjalankan pekerjaannya,” ungkap AN.

AN menilai, persoalan tersebut semestinya diselesaikan oleh perusahaan karena AR sedang menjalankan tugas sebagai pengemudi kendaraan operasional.

Menurut AN, personel Satuan Lalu Lintas juga sempat mendatangi lokasi dan meminta keterangan dari kedua pihak. Polisi, kata AN, menyarankan agar persoalan ganti rugi dibicarakan dengan pihak perusahaan serta kendaraan dibawa ke bengkel untuk mengetahui estimasi biaya perbaikan.

AN juga berharap AR tidak perlu mengeluarkan uang pribadi untuk menanggung kerusakan kendaraan tersebut.

“Saya berharap AR tidak dibebankan untuk membayar menggunakan uang pribadinya karena dia bekerja di perusahaan dan kendaraan yang dikemudikannya juga kendaraan perusahaan,” ujarnya.

Selain persoalan biaya perbaikan, AN menyebut AR sempat meminta STNK kendaraan yang berada dalam penguasaan polisi. Namun, permintaan tersebut belum disetujui karena menurut AN pembahasan mengenai ganti rugi belum menemukan kesepakatan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT Wings terkait insiden maupun mekanisme penyelesaian kerusakan kendaraan tersebut.

RuangSultra telah menghubungi akun resmi PT Wings Group melalui pesan langsung (DM) Instagram untuk meminta konfirmasi mengenai kejadian dan pernyataan AN. Namun, hingga berita ini ditulis, pesan tersebut belum mendapat tanggapan.

Keterangan dari PT Wings tetap dinantikan untuk memberikan gambaran secara utuh mengenai kronologi kejadian serta proses penyelesaian persoalan antara kedua pihak.

Laporan: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share