Orientasi PHBS, Dinkes Konawe Dorong Kader Pokja IV Jadi Penggerak Kesehatan Masyarakat

  • Share
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Yones, S.E., M.M saat memberikan arahan.

Make Image responsive

Orientasi PHBS, Dinkes Konawe Dorong Kader Pokja IV Jadi Penggerak Kesehatan Masyarakat

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe memperkuat kapasitas kader Pokja IV PKK Kecamatan se-Kabupaten Konawe melalui Orientasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar Selasa (6/10/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan kader sebagai penggerak kesehatan di tingkat keluarga dan masyarakat.

Orientasi dibuka Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Yones, S.E., M.M. Dalam arahannya, Yones menegaskan bahwa kader PKK, khususnya Pokja IV, memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan pemerintah. Keterlibatan kader hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan diperlukan agar edukasi serta penerapan pola hidup sehat dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Orientasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat peran kader sebagai motor penggerak kesehatan di wilayah masing-masing,” ujar Yones.

Ia meminta para kader aktif memberikan edukasi mengenai berbagai indikator PHBS. Di antaranya persalinan yang ditolong tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif, pemanfaatan Posyandu, penggunaan jamban sehat, konsumsi buah dan sayur, serta aktivitas fisik secara rutin.

Selain PHBS, penguatan fungsi Posyandu turut menjadi perhatian. Yones berharap keberadaan Posyandu tidak hanya sebatas pemenuhan administrasi, tetapi benar-benar aktif memberikan pelayanan, memiliki data yang tertib, serta melaksanakan pencatatan dan pelaporan sesuai ketentuan.

Ia juga mengingatkan pentingnya dokumentasi, publikasi, dan pelaporan setiap kegiatan kesehatan. Ketiga aspek tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program dapat dipantau dan dievaluasi secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber. Selain Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, materi juga disampaikan dr. H. M. Agus S. Lahida, MMR., sebagai narasumber dari Kabupaten Konawe.

Baca Juga:  Kadin Diminta Bersinergi Dengan Pemda Dalam Membangun Daerah

Sementara dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara hadir Heru Prasetyo, S.KM., dan Jawariah Abdullah, S.KM., M.Si. Para narasumber memberikan materi terkait PHBS, penguatan kapasitas kader, pelaksanaan program kesehatan, serta peran Pokja IV PKK dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Melalui orientasi tersebut, kader diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu meneruskannya kepada keluarga dan masyarakat di wilayah masing-masing.

Penguatan kapasitas kader sekaligus menjadi bagian dari sinergi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, TP-PKK Kabupaten Konawe, dan Pokja IV PKK Kecamatan dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah.

Dengan semakin aktifnya kader sebagai penggerak di lapangan, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat diharapkan dapat berkembang menjadi kebiasaan masyarakat, sehingga turut mewujudkan keluarga sehat, lingkungan bersih, dan masyarakat Konawe yang lebih sehat.

Laporan: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share