Home / HuKrim / Tujuh Motor Diangkut Polisi saat Razia Balapan Liar di Kendari
Make Image responsive
Make Image responsive

Tujuh Motor Diangkut Polisi saat Razia Balapan Liar di Kendari

Barang Bukti (BB) Tujuh unit motor yang diamankan polisi saat membubarkan aksi balap liar di Mandonga, Kota Kendari. Foto: Remon

SUARASULTRA.COM, KENDARI – Kepolisian Sektor (Polres) Mandonga diback up Kepolisian Resor (Polres) Kendari mengamankan motor, saat membubarkan aksi balapan liar di Wilayah Mandonga, Kota Kendari, Minggu (2/2/2020) dini hari.

Polisi gencar melakukan patroli, guna mencegah aksi balapan liar yang sudah meresahkan masyarakat dan bisa membahayakan para pengendara lain di jalan raya.

Aksi segerombolan pemuda yang rata-rata ABG itu, dengan gaya bagaikan raja jalanan, mengendarai sepeda motor ngebut-ngebutan atau ugal-ugalan di jalan raya di wilayah Mandonga, seakan tidak menghiraukan pengendara lainnya.

Bahkan, rata-rata suara knalpot motor yang digunakan, sudah dimodifikasi dengan suara bising dan membuat orang sakit hati mendengar.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandonga, AKP I Ketut Arya Wijanarka mengatakan, patroli diintensifkan sebagai pencegahan aksi balapan liar. Biasanya, dari balapan liar akan berdampak ke hal-hal lain. Polsek Mandonga diback up Polres Kendari melakukan patroli untuk mencegah terjadinya balapan liar atau ugal-ugalan di jalan raya.

“Biasanya balapan liar dilakukan sekelompok anak muda pada malam Minggu,” ucap mantan Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan ini.

Patroli dilakukan, menyasar ke tempat-tempat yang kerap terjadinya aksi balap liar. Polisi melakukan pendekatan secara persuasif, kalau ditemui pemuda di atas motor langsung didekati. Mereka diminta untuk tidak melakukan balapan liar, karena dapat membayarkan dirinya sendiri dan juga membahayakan pengendara lain.

“Minggu kemarin kita amankan 11 unit motor, malam ini yang kita amankan di Polsek Mandonga 7 unit motor, untuk selanjutnya Polres Kendari yang ambil alih untuk melakukan pengecekan dokumen motor dan penindakan (tilang),” ungkapnya.

Motor yang diamankan ini, rata-rata pengendaranya anak di bawah umur. Bahkan, ada yang ditemui pengendara yang ugal-ugalan dengan kondisi mabuk. Adapula yang membawa senjata tajam.

“Motornya kita tahan, pengendara yang terlibat balapan liar diberi pembinaan setelah itu kita pulangkan. Hal ini untuk membuat efek jera,” bebernya.

Arya juga mengingatkan kepada orang tua, agar tidak membiarkan anak-anaknya mengendarai kendaraan bermotor apalagi ugal-ugalan atau balapan liar. Apalagi mereka ini masih tergolong anak di bawah umur.

“Peran orang tua sangat penting untuk lebih intens mengawasi anak-anaknya, karena mereka generasi penerus bangsa. Jadi jangan biarkan anak-anak pulang larut malam, bahkan sampai subuh,” imbaunya.

Senada dengan itu, Kabag Ops Polres Kendari, AKP Adry Setyawan membeberkan, Polres Kendari mem-back up Polsek untuk membubarkan aksi ugal-ugalan dan balapan liar. Anggota berjaga-jaga di beberapa titik yang menjadi tempat favorit aksi balapan liar.

‘Untuk kendaraan roda dua yang diamankan, dilakukan penindakan atau penilangan. Pemilik motor bisa mengambil atau mengurus penilangan kendaraannya di Satlantas Polres Kendari,” tutupnya.

Laporan: Remon

Make Image responsive

About redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!