Merasa Dizalimi, Komisi I DPRD Konawe Tuding Bupati Tidak Berlaku Adil

  • Share

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

SUARASULTRA.COM, UNAAHA – Pengadaan 15 unit kendaraan roda empat ( mobil ) dinas yang diperuntukan kepada 13 anggota DPRD Konawe dan 2 unit untuk komisionar Komisi Pemilihan Umum Kabupaten ( KPUD ) Konawe itu kini lagi menjadi sorotan Komisi I DPRD Kabupaten Konawe.

Melalui jumpa PERS, Selasa (4/7/2017) Komisi I DPRD Konawe melalui H.Karim Dama, menjelaskan bahwa pengadaan kendaraan dinas di Bagian Umum Pemda Konawe menggunakan dana APBD sebesar Rp .4 Milyar ( empat milyar rupiah ).

banner 336x280

Menurutnya, mobil tersebut itu diadakan untuk kemudian dipinjam pakaikan kepada 13 anggota DPRD Konawe dan dua Komisioner KPUD Konawe. Namun hingga saat ini kata dia, dari 15 unit kendaraan tersebut, ada 5 unit yang seharusnya sudah diserahkan ke anggota Komisi I tetapi itu tidak dilakukan.

Terkait dengan hal tersebut, Komisi I mensinyalir mobil dinas sebanyak lima unit itu tidak diserahkan merupakan imbas dari pemilihan Ketua Komisi l beberapa waktu lalu. Menurutnya, ditahannya kendaraan tersebut diduga karena ada kepentingan politik Bupati dan Ketua DPRD Konawe.

“Sudah bisa dipastikan kelima anggota Komisi I DPRD menjadi korban terkait pemilihan Ketua Komisi l. Karena semua yang tidak diberi mobil dinas adalah anggota DPRD yang memilih ibu Kadek Ray Sudiani sebagai ketua Komisi I ,” kata legislator PDIP ini.

Berdasarkan hasil rapat internal, kata pria berkacamata ini, Komisi I DPRD Konawe berkesimpulan bahwa tidak diserahkannya mobdis tersebut kepada kelima anggota yang berhak itu sebagai bukti bahwa Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa tidak berlaku adil.

“Jika bupati merasa berlaku adil maka harus segera membagikan kendaraan dinas tersebut dengan tidak ditunggangi kepentingan politik,” ujarnya.

Bukan hanya kepada bupati Kery, Komisi I DPRD Konawe juga mengaku sangat kecewa kepada Ketua DPRD Konawe, Gusli Topan Sabara yang dinilai tidak mampu memperjuangkan hak-hak anggotanya.

“Beliaukan satu partai dengan pak bupati, masa tidak bisa bicara dari hati ke hati. Kalau memang beliau jeli dan mau peduli dengan anggota ,” sambung Eko Sudarsono.

Sementara legislator Golkar, Jumrin Haba menyebut beredar isu bahwa kelima mobil yang tadinya akan diperuntukan kepada anggota DPRD Konawe sebagai mobil dinas untuk menunjang operasional dewan akan diberikan kepada sejumlah camat.

” Ini kan sudah tidak sesuai. Pengadaan mobil itu dianggarkan dan disetujui untuk menjadi kendaraan dinas 13 anggota dewan dan dua komisioner KPUD Konawe bukan untuk camat,” ujar

Untuk diketahui, anggota DPRD Konawe yang tidak mendapat fasilitas kendaraan dinas untuk menunjang kerja mereka adalah Ketua Komisi DPRD Konawe, Kadek Ray Sudiani dari Fraksi Gerindra, H.Karim Dama, Fraksi PDI Perjuangan, Eko Sudarsono, Fraksi Keadilan Sejahtera, Jumrin Haba, Fraksi Golkar dan Samsuddin dari Fraksi Bulan Bintang.

Untuk Mobil Dinas Ketua Komisi I sendiri saat ini diduga masih dikuasai mantan Ketua Komisi III, Al Ma’ruf dari Fraksi Amanat Nasional Demokrat.

Laporan : Redaksi

 

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!