Porseni Kapoiala 2025 Resmi Ditutup, Olahraga, Seni, dan Wisata Tumbuh Bersahaja

  • Share
Suasana malam Ramah Tamah Penutupan Porseni Tingkat Kecamatan Kapoiala

Make Image responsive
Make Image responsive

Porseni Kapoiala 2025 Resmi Ditutup, Olahraga, Seni, dan Wisata Tumbuh Bersahaja

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Kecamatan Kapoiala dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80 resmi ditutup dengan meriah, Sabtu malam (20/9/2025). Ribuan warga memadati Alun-Alun Pantai Tanjung Lalimbue untuk menghadiri malam ramah tamah sekaligus penutupan ajang bergengsi tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Dr. Suriyadi, S.Pd, M.Pd, MH mewakili Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, dan Wakil Bupati  H. Syamsul Ibrahim, SE, M.Si.

Camat Kapoiala, Muh. Sobri, menyampaikan bahwa Porseni tahun ini berlangsung selama sebulan penuh, mulai 19 Agustus hingga 19 September 2025. Seluruh rangkaian pertandingan olahraga dan seni dipusatkan di Lapangan Babana serta Pantai Tanjung Lalimbue, Desa Lalimbue.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Dr. Suriyadi, S.Pd, M.Pd, MH (kanan) saat menghadiri acara penutupan Porseni Tingkat Kecamatan Kapoiala, Sabtu malam, 20 September 2025.

“Pemilihan lokasi ini bukan hanya sekadar tempat kegiatan, tetapi juga bagian dari promosi destinasi wisata untuk mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Konawe, yaitu Gebyar Wisata Konawe Bersahaja,” ujarnya.

Sobri menggambarkan Pantai Tanjung Lalimbue, yang berada dalam satu hamparan dengan Pantai Tombawatu, sebagai “serpihan surga yang jatuh ke bumi” yang kini makin dikenal luas berkat ajang Porseni.

Adapun hasil lomba, Desa Kapoiala Baru kembali mempertahankan gelar Juara Umum bidang olahraga untuk keempat kalinya, sementara Desa Labotoy sukses meraih Juara Umum bidang seni untuk ketiga kalinya.

Dalam sambutannya, Sobri mengajak seluruh masyarakat menjadikan Porseni sebagai momentum mempererat kebersamaan sekaligus sarana promosi wisata daerah.

“Sebesar dan seterang apapun lampu di Kota Unaaha, tidak akan mampu menyinari seluruh jazirah Konawe. Tetapi Konawe akan bercahaya dengan nyala lampu-lampu kecil dari setiap desa, termasuk dari Kapoiala,” ungkap Camat Kapoiala di hadapan seluruh peserta ramah tamah.

Baca Juga:  Tahun 2024, PJ Bupati Konawe Akan Perbaiki 22 Jembatan Semi Permanen di Kecamatan Asinua - Latoma

Pesan tersebut selaras dengan tagline Bupati dan Wakil Bupati Konawe: “Membangun desa, menata kota, menuju Konawe Bersahaja.”

Laporan: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!