

Ribuan Warga Padati Tabligh Akbar Konawe, Ustadz Abdul Somad Ajak Perkuat Silaturahmi Pasca-Idulfitri
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe menggelar tabligh akbar dan halal bihalal dengan menghadirkan dai nasional, Ustadz Abdul Somad, sebagai penceramah utama di Masjid Babusalam Konawe, Ahad (5/4/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Konawe. Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati area masjid untuk mengikuti tausiyah dalam suasana hangat pasca-Idulfitri.
Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Konawe Yusran Akbar, ST, Wakil Bupati Konawe, H.Syamsul Ibrahim , SE, M.Si, Sekretaris Daerah, Dr. Ferdinand, SP, MH, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd, MM, jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK, tokoh agama, majelis taklim se-Konawe, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan nilai-nilai sosial yang harmonis.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe Yusran Akbar menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang hadir. Ia menilai kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar menjadi ruang penting untuk mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, kehadiran Ustadz Abdul Somad memberikan energi positif bagi masyarakat Konawe, mengingat ceramah yang disampaikan sarat dengan pesan moral dan nilai-nilai keagamaan. Ia juga mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Abdul Somad menegaskan bahwa ibadah selama Ramadan, seperti puasa, membaca Al-Qur’an, dan zakat fitrah, belum sepenuhnya sempurna apabila hubungan antarsesama masih diwarnai sakit hati dan perselisihan.
“Puasa, membaca Al-Qur’an, dan zakat fitrah sudah kita jalankan, tetapi hubungan dengan sesama manusia juga harus diperbaiki. Kalau masih ada sakit hati, maka hari ini saatnya saling memaafkan dan berdamai,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan bahwa kesalahan kepada sesama manusia tidak cukup diselesaikan dengan istighfar, tetapi juga harus diiringi dengan permintaan maaf secara langsung. Menurutnya, hati yang bersih akan melahirkan kehidupan yang damai dan penuh keberkahan.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga ketenangan hati, menghindari dendam, serta menyerahkan setiap persoalan kepada Allah agar kehidupan sosial tetap harmonis.
“Momentum halal bihalal harus menjadi jalan memperkuat ukhuwah dan memperbaiki diri agar kehidupan masyarakat semakin damai dan penuh keberkahan,” pesannya.
Antusiasme masyarakat terlihat hingga akhir acara. Banyak warga datang bersama keluarga untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh khidmat.
Pemerintah Kabupaten Konawe berharap kegiatan tabligh akbar ini dapat terus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan semangat kebersamaan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkarakter.
Sumber: PPID Konawe
Editor: Sukardi Muhtar


















