Home / Olahraga / Kejurprov Catur Se-Sultra: Konut, Konawe dan Kota Kendari Berbagi Medali Emas
Make Image responsive

Kejurprov Catur Se-Sultra: Konut, Konawe dan Kota Kendari Berbagi Medali Emas

Make Image responsiveMake Image responsive

Ketua Pengkab Percasi Konawe Rusdianto, SE, MM saat berfoto bersama dengan Pengurus dan Atlet Catur Konawe

SUARASULTRA.COM | KONAWE – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Se- Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digelar di salah satu hotel di Kota Unaaha pada 2 September hingga Minggu 4 September 2022 resmi ditutup oleh Pj Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si selaku selaku Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Percasi Sultra.

Turut hadir Plt Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulawesi Tenggara (Sultra), Moh. Usman, SE, WN dan Ketua Pengkab Percasi Kabupaten Konawe Rusdianto, SE, MM, para Pengkab/ Pengkot Percasi serta tamu undangan lainnya.

Dalam kejuaraan tersebut, Kabupaten Konawe Utara berhasil menyapu bersih Kelas Klasik Senior Putra ( Medali Emas, Perak dan Perunggu). Emas diraih oleh Ihsan Jamin, Perak oleh Alam Sahar dan Sutan AB medali Perunggu. Di posisi keempat oleh Asdar Kolaka dan posisi kelima Sabarudin atlet asal Buton.

Sementara tuan rumah Percasi Konawe mengunci Kelas Kelompok Terbatas U-60 setelah H. Nasruddin keluar sebagai Juara 1 (Medali Emas) dari 10 peserta. Medali Perak oleh Muh. Yusuf Arifin, MN dan Perunggu diraih oleh Syahruddin, SE yang merupakan atlet Kabupaten Kolaka. Posisi keempat Manfuddin Konawe dan kelima Firman Konawe.

Pj Bupati Buton Drs. Basiran, M.Si selaku Sekum Percasi Sultra saat memberikan sambutan sekaligus menutup Kujurprov Catur Se-Sultra di Konawe

Sementara atlet Catur Kota Kendari Ayu Putri mengunci kelas klasik Senior Putri dan keluar sebagai juara 1 (Medali Emas). Di posisi kedua Syamsidar Kabupaten Kolaka (Perak) dan Andi Tenri Liu Kabupaten Konawe Utara di posisi ketiga (Perunggu). Sedangkan Pecatur Putri Konawe Dwi Putri hanya mampu meraih posisi kelima di bawah Nur Mukmina Pecatur asal Buton Utara yang berada di posisi keempat.

Untuk Kelas Klasik Putra, Pecatur andalan Konawe hanya berada di peringkat ketujuh (Agus Salim, MN) dan peringkat kedelapan (Rusdin Azis).

Pada Kejuaraan Provinsi  Catur Se-Sultra ini, panitia menyediakan hadiah untuk juara 1,2,3,4 dan 5 dari tiga kelas yang dipertandingkan.

Ketua Percasi Konawe Rusdianto, SE, MM mengatakan atlet Catur Konawe sudah berjuang. Sehingga apapun hasilnya hari ini tidak menyurutkan semangat para atlet.

Pria yang akrab disapa Rudi ini berharap hasil Kejurprov ini dijadikan sebagai motivasi bagi atlet untuk terus berlatih mempersiapkan diri dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi di Kabupaten Buton dan Kota Baubau.

Ketua Percasi Konawe Rusdianto, SE, MM saat menyampaikan sambutan di acara penutupan KEJURPROV Catur Se – Sultra.

“Atlet kita sudah berjuang dan itu saya apresiasi. Ini juga akan menjadi bahan evaluasi kita ke depan, apa yang mesti dibenahi. Karena Kejurprov ini berbeda dengan Porprov di mana di sini hanya kelas klasik yang dipertandingkan,” katanya.

“Kepada para pemenang saya ucapkan selamat. Bagi yang belum beruntung teruslah berlatih agar prestasi terbaik dapat diraih,” sambung Wakil Ketua DPRD Konawe itu, Munggu 4 September 2022.

Meski hanya mampu berjaya di satu kelas (Kelompok Terbatas U-60), Rudi tetap optimis altet Catur Konawe akan memberikan yang terbaik untuk daerah di Porprov Buton – Baubau pada akhir November mendatang.

Pecatur Senior Konawe H..Bastaman Djasrun mengatakan hasil Kejuaraan Provinsi (KEJURPROV) Catur se- Sultra ini akan menjadi bahan evaluasi Percasi Kabupaten Konawe untuk lebih mempersiapkan fisik dan mental atlet.

“Untuk hasil maksimal di Porprov nanti tergantung peran manager. Karena atlet harus lebih banyak istirahat. Misalnya malam begadang, dia punya modal apa untuk bertanding, di sini dibutuhkan fisik yang prima dan mental yang kuat,” kata H. Bastaman.

Suasana Pertandingan Catur Senior Putra. Atlet Catur Konawe Rusdin Azis (kanan) saat bertanding dengan Atlet Catur Konawe Utara (kiri)

Menurut mantan Kepala BKD Konawe ini, dalam kejuaraan ini hanya kelas perorangan yang dipertandingkan. Berbeda dengan Pekan Olahraga Provinsi yang mempertandingkan kelas beregu Putra – Putri Sehingga peluang Percasi Konawe untuk berjaya pada Porprov November mendatang masih terbuka lebar.

Di tempat yang sama, Panitia Pelaksana kejuaraan Yutran Taiso, S.Pd mengungkapkan untuk Cabang Olahraga Catur pada Porprov yang akan digelar Kota Baubau dan Kabupaten Buton baru enam kelas yang dipastikan untuk dipertandingkan.

“Untuk sementara baru enam kelas yaitu kelas Klasik Beregu Putra – Putri, Cepat Beregu Putra – Putri, Kilat Beregu Putra – Putri,” ungkapnya.

Sementara di kejuaraan ini yang dipertandingkan adalah kelas klasik perorangan. Kelas ini nantinya diharapkan ikut dipertandingkan di Porprov Buton – Baubau termasuk Kelompok Terbatas U-60 tahun.

Diketahui, pada Kejuaraan Provinsi ini, Percasi Kabupaten Konawe menurunkan
20 atlet dengan rincian Kelas Klasik Senior Putri 3 orang, Senior Putra 13, dan Kelompok Terbatas 4 atlet.

Laporan: Sukardi Muhtar

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

About redaksi

Make Image responsive

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top
error: Content is protected !!