Dengan Kondisi Fisik Yang Tidak Sempurna, Begini Cara Lelaki Paruh Baya Ini Mencari Nafkah Buat Anaknya

  • Share

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive

 

Suarasultra.com,Konut – Tasrin alias Daeng Masina, warga desa Belalo Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara harus berjuang untuk menghidupi keluarga tercinta dengan segala keterbasan serta kekurangan yang ia miliki.

banner 336x280

Dengan keadaannya yang penuh kekurangan,lelaki paruh baya ( 62 ) ini menjalani hidup bersama dengan ketiga buah hatinya di tengah himpitan ekonomi yang begitu menyiksa.

Saat ditemui awak media ini, bapak paruh baya ini menceritakan betapa sulitnya berjuang untuk menghidupi anak – anaknya dalam kondisi fisik yang tidak sempurna ( cacat ).Belum lagi umur yang sudah lanjut, lelaki ini juga sudah lama ditinggal pergi oleh istrinya sehingga beban hidup yang ia rasakan begitu sulitnya.

Pasca ditinggal istri tercinta, pria ini melakoni hidup bersama anak-anaknya.Pria ini mencari nafkah dengan usaha jahit pakain.

Menurutnya, usaha ini tidak sabang hari menghasilkan uang buat makan.Dengan modal seadanya ia bersama keluaraga kecilnya terus mencoba untuk bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi.

Sebagai warga Konut, ia masih menaruh harapan besar kepada pemerintah daerah Kabupaten Konawe Utara di bawah kepemimpinan H.Ruksamin – Raup.Dirinya yakin pemerintah akan mengulurkan tangan untuk membantu usahannya.

” Seandainya ada yang bisa membantu untuk menyokong usahaku, saya sangat berterima kasih,” katanya penuh harap saat ditemui media ini, Selasa ( 9/5/2017).

Menurut Daeng Masina, selama ini dirinya bersama keluarga belum pernah sekalipun mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Melalui pemberitaan media ini dirinya berharap, pemerintah daerah dapat membantu usahanya demi untuk menghidupi keluarga dan juga untuk melanjutkaan hidup serta pendidikan anak-anaknya yang saat ini masih berstatus pelajar.

Di usianya yang lanjut, Daeng Masina harus menghidupi anggota keluargan seorang diri.Berbekal satu unit mesin jahit yang sudah usang pria yang tergolong pekerja keras ini pantang menyerah.Mesin jahit yang usang dan rusak – rusak tersebutlah digunakan untuk mengajarkan anak-anaknya. ( RED )

 

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!