DPRD Sultra Desak PLN Tuntaskan Krisis Listrik Konawe Utara, Genset 8 MW Ditarget Beroperasi September 2026

  • Share

Make Image responsive
Make Image responsive

DPRD Sultra Desak PLN Tuntaskan Krisis Listrik Konawe Utara, Genset 8 MW Ditarget Beroperasi September 2026

SUARASULTRA.COM | KENDARI – DPRD Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait persoalan listrik tidak stabil di Kabupaten Konawe Utara, Selasa, 19 Mei 2026.

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Sultra, Heri Asiku, bersama sejumlah pihak lintas sektor serta manajemen PLN UP3 Kendari.

RDP digelar sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan Koalisi Rakyat Konawe Utara Menggugat terkait kondisi tegangan listrik yang kerap anjlok dan merugikan masyarakat.

Dalam forum tersebut, warga mengeluhkan sering terjadinya kerusakan alat elektronik hingga terganggunya aktivitas ekonomi akibat pasokan listrik yang tidak stabil.

Ketua Koalisi Rakyat Konut Menggugat, Hendrik, mendesak PLN segera menghadirkan solusi konkret dan permanen bagi masyarakat Konawe Utara.

Menurutnya, Konawe Utara sebagai salah satu daerah penghasil nikel di Sulawesi Tenggara seharusnya tidak lagi mengalami krisis listrik berkepanjangan.

Sementara itu, pihak PLN UP3 Kendari mengakui masih terdapat keterbatasan infrastruktur kelistrikan di wilayah Konawe Utara. Dalam pemaparannya, PLN menyebut pengadaan genset berkapasitas 8 megawatt kini mulai memasuki tahap proses pada pekan ketiga Juni 2026.

PLN menargetkan peningkatan layanan listrik bagi masyarakat Konawe Utara sudah mulai dirasakan paling lambat pada September 2026 mendatang.

Selain itu, dalam berita acara RDP, PLN juga menyatakan kesiapan memberikan dispensasi dan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak akibat gangguan listrik berkepanjangan.

DPRD Sultra menegaskan akan terus mengawal percepatan pembangunan pembangkit listrik di Konawe Utara melalui pengawasan berkala.

DPRD juga segera mengeluarkan rekomendasi resmi kepada PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar guna mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah tersebut.

“Listrik stabil adalah hak masyarakat Konawe Utara,” tegas Heri Asiku usai rapat.***

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Baca Juga:  Tipu Daya Tambang Routa: Ore Nikel Dikuras, Pabrik Pengolahan Feronikel Tak Kunjung Dibangun
banner 120x600
  • Share