

Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
SUARASULTRA.COM | KENDARI – Dalam upaya mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Kendari bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan meluncurkan produk minuman bergizi berbasis nabati, Sufana Sari Kedelai, di Kabupaten Konawe.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua Umum Kadin Sulawesi Tenggara ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, bertempat di SD Islam Terpadu, Kelurahan Wawonggole.
Direktur Eksekutif Kadin Sultra, Budi Amin, saat dikonfirmasi pada Senin malam (4/5/2026), membenarkan agenda tersebut. Ia menyebutkan bahwa peluncuran produk ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum Kadin Sultra, Anton Timbang.
“Benar, kegiatan ini akan dilaksanakan Rabu pagi dan didukung langsung oleh Ketua Umum Kadin Sultra, Bapak Anton Timbang,” ujar Budi Amin.
Ia menjelaskan, Sufana Sari Kedelai merupakan minuman alternatif pengganti susu berbahan dasar nabati yang diolah dari sari kedelai murni dan kaya akan protein.
“Produk ini hadir sebagai solusi pengganti susu berbahan hewani, dengan kandungan nutrisi yang tetap tinggi karena berasal dari bahan nabati,” jelasnya.

Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa Kadin Sultra terus mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Selain peluncuran produk, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang sejak usia dini. Hal ini dinilai penting dalam upaya membentuk generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Kadin Sultra optimistis inovasi produk lokal seperti Sufana Sari Kedelai dapat menjadi solusi dalam mendukung keberhasilan program MBG, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
Budi Amin berharap, kehadiran produk tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi, terutama asupan protein, dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami berharap masyarakat memiliki pilihan minuman bergizi dengan harga yang lebih ekonomis dibandingkan susu pada umumnya,” pungkasnya.
Laporan: Sukardi Muhtar




















