ANTAM Dorong Budaya Pilah Sampah di Desa Mowundo Melalui Edukasi dan Aksi Nyata

  • Share

Make Image responsive

ANTAM Dorong Budaya Pilah Sampah di Desa Mowundo Melalui Edukasi dan Aksi Nyata

SUARASULTRA.COM | KONUT – PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pemilahan dan Pengolahan Sampah yang digelar di Desa Mowundo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang lebih bijak melalui pemilahan sejak tingkat rumah tangga serta pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos yang bernilai guna.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan manajemen PT ANTAM UBPN Konawe Utara melalui tim CSR, Camat Molawe, Pemerintah Desa Mowundo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe Utara, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lasolo dan Molawe, serta masyarakat setempat. Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi dan praktik langsung di lapangan.

Camat Molawe, Bahrun, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara PT ANTAM UBPN Konawe Utara dan Pemerintah Desa Mowundo dalam mendorong pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

“Kami mengapresiasi inisiatif yang dilakukan PT ANTAM UBPN Konawe Utara bersama Pemerintah Desa Mowundo. Program seperti ini sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Harapan kami, praktik baik yang dimulai di Desa Mowundo dapat terus berlanjut dan direplikasi di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Molawe,” ujarnya.

Mewakili perusahaan, Comdev & PKBL Senior Support 2 PT ANTAM UBPN Konawe Utara, Serly Oktavia Mangantibe, yang didampingi PLH Comdev Work Unit Head Suarman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Pengedar Sabu Dibekuk di Unaaha, Polisi Temukan Barang Bukti 7,53 Gram

“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berkolaborasi sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga sinergi yang terbangun dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat maupun lingkungan,” kata Serly.

Materi pertama disampaikan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe Utara, Sri Susilawati, S.Pd., M.Pd. Ia menjelaskan berbagai kebijakan dan regulasi terkait pengelolaan sampah, termasuk tata cara pemilahan sampah rumah tangga ke dalam kategori organik, anorganik, dan residu.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, sesi tersebut juga dilengkapi dengan praktik langsung menggunakan berbagai jenis sampah yang umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pengelolaan sampah yang baik dimulai dari pemilahan di rumah. Ketika masyarakat mampu memilah sampah dengan benar, maka proses pengolahan dan pemanfaatannya akan jauh lebih mudah dan efektif,” jelas Sri Susilawati.

Sesi berikutnya diisi oleh tim Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lasolo dan Molawe yang memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos padat dan pupuk organik cair menggunakan drum komposter.

Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teori, tetapi juga mengikuti demonstrasi langsung mengenai tahapan pengolahan sampah organik hingga menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian maupun pekarangan rumah tangga.

Di penghujung kegiatan, Kepala Desa Mowundo, Naniyatin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT ANTAM bersama para pemangku kepentingan lainnya. Ia berharap program tersebut menjadi titik awal terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di tengah masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada PT ANTAM UBPN Konawe Utara, Dinas Lingkungan Hidup, dan BPP yang telah memberikan edukasi serta fasilitas pendukung kepada masyarakat. Program ini sangat bermanfaat dan kami berharap dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin terbiasa memilah dan mengolah sampah secara mandiri. Kami akan membuktikan bahwa masyarakat Desa Mowundo berkomitmen penuh menjalankan kepercayaan yang telah diberikan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Penggerak Pembangunan Desa di Konawe Dikawal Aparat Negara Demi Ketahanan Pangan Era Prabowo

Sebagai bentuk dukungan nyata, PT ANTAM UBPN Konawe Utara menyerahkan fasilitas berupa tempat sampah terpilah tiga kategori untuk enam RT yang tersebar di tiga dusun Desa Mowundo.

Selain itu, perusahaan juga menyerahkan dua unit drum komposter yang akan digunakan sebagai sarana praktik sekaligus pengolahan sampah organik oleh masyarakat.

Program ini tidak berhenti pada tahap sosialisasi dan penyerahan sarana semata. Ke depan, PT ANTAM UBPN Konawe Utara bersama Pemerintah Desa Mowundo dan para pemangku kepentingan lainnya akan terus melakukan pendampingan serta memperkuat kolaborasi guna memastikan pengelolaan sampah menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.

Melalui upaya tersebut, diharapkan pengelolaan sampah tidak hanya memberikan dampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat Desa Mowundo secara berkelanjutan.

Laporan: Redaksi

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share