
Jejak Pengabdian AKBP Noer Alam di Konawe: Kapolres Humanis yang Tinggalkan Warisan Kamtibmas Kondusif
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Pergantian jabatan merupakan hal yang lumrah dalam tubuh Polri. Namun, kepergian seorang pemimpin yang mampu membangun kedekatan dengan masyarakat selalu meninggalkan kesan mendalam. Suasana penuh haru itulah yang mengiringi berakhirnya masa tugas AKBP Noer Alam, S.I.K., sebagai Kapolres Konawe.
Setelah mengabdi selama kurang lebih 1 tahun 3 bulan sejak April 2025, perwira menengah Polri tersebut dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kapolres Baubau, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Di balik mutasi itu, tersimpan rekam jejak kepemimpinan yang dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman, kondusif, dan harmonis.

Kepemimpinan Humanis dan Dekat dengan Masyarakat
Sejak awal menjabat sebagai Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam tidak hanya menjalankan tugas sebagai pimpinan institusi kepolisian.
Perwira lulusan Akademi Kepolisian itu dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (ormas), aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM), kalangan pemuda, hingga insan pers.
Dalam menghadapi berbagai dinamika sosial, Noer Alam senantiasa mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan dialogis.
Berbagai persoalan yang muncul diselesaikan melalui komunikasi yang intensif dan musyawarah, sehingga potensi konflik dapat dicegah tanpa menimbulkan gejolak berkepanjangan.
Berkat pola kepemimpinan tersebut, sinergi antara Polres Konawe, Pemerintah Kabupaten Konawe, TNI, serta seluruh elemen masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga stabilitas keamanan daerah tetap terjaga.

Berhasil Redam Konflik Sosial
Salah satu capaian yang paling dikenang selama kepemimpinannya adalah keberhasilan menyelesaikan konflik sosial terkait sengketa lahan di Desa Tawamelewe.
Persoalan yang sempat menyita perhatian publik itu berhasil diselesaikan melalui pendekatan dialog, mediasi, dan musyawarah yang mengedepankan rasa keadilan bagi seluruh pihak.
Keberhasilan tersebut tidak hanya mengakhiri konflik, tetapi juga mengembalikan rasa aman dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri.
Apresiasi Mengalir dari Berbagai Kalangan
Kepemimpinan AKBP Noer Alam mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Konawe, Jahiuddin, S.Sos., M.Si.
“Syukur Alhamdulillah, sejak Bapak Kapolres AKBP Noer Alam bertugas di Konawe, daerah ini tetap aman dan kondusif. Kami sejujurnya masih sangat membutuhkan sosok beliau, namun tugas negara harus ditunaikan ke Baubau. Mewakili masyarakat Konawe, saya menyampaikan terima kasih mendalam atas dedikasi beliau. Semoga sukses dan sehat selalu di tempat tugas yang baru,” ujar Jahiuddin saat kegiatan Trabas Anoa Bhayangkara Konawe di Desa Tawarotebota, Kecamatan Uepai.

Pamit dengan Penuh Kehangatan
Kegiatan Trabas Anoa Bhayangkara Konawe menjadi momen yang sarat makna karena sekaligus menjadi agenda trabas terakhir AKBP Noer Alam sebagai Kapolres Konawe.
Di hadapan masyarakat dan peserta yang hadir, Kapolres menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus berpamitan menjelang pelaksanaan serah terima jabatan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Tanggal 31 mendatang kami akan mengikuti sertijab di Polda dan melanjutkan tugas di Kota Baubau. Silakan rekan-rekan yang berkunjung ke Baubau untuk tetap bertandang dan bersilaturahmi. Pada kesempatan ini, kami izin pamit dan undur diri,” ungkap Noer Alam.
Ucapan tersebut disambut haru oleh masyarakat yang hadir. Bagi banyak warga, sosok AKBP Noer Alam dinilai bukan hanya sebagai pemimpin, tetapi juga sahabat masyarakat yang selalu membuka ruang komunikasi dan mengedepankan pendekatan yang mengayomi.
Meninggalkan Warisan Kepercayaan
Kini, Polres Konawe bersiap menyambut estafet kepemimpinan baru. Meski demikian, rekam jejak pengabdian AKBP Noer Alam akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Kabupaten Konawe.
Bukan sekadar berpindah tempat tugas, mantan Kapolres Konawe itu meninggalkan warisan berupa kepercayaan publik, hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat, serta kondisi keamanan yang tetap kondusif.
Doa dan harapan pun mengiringi langkah AKBP Noer Alam dalam mengemban amanah baru sebagai Kapolres Baubau. Pengabdian yang telah ditorehkan selama bertugas di Konawe akan menjadi kenangan sekaligus inspirasi bagi banyak pihak.
Laporan: Kardi






















