Sosialisasi Tata Cara Pencoblosan, KPU Konawe ‘Garap’ Daerah Pinggiran

  • Share
Ketgam : Sesi Foto Bersama Komisioner KPU Konawe dengan Siswa Siswi SMK Al Anshar

Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Ketgam : Sesi Foto Bersama Komisioner KPU Konawe, Divisi Parmas dan SDM dengan Siswa Siswi SMK Al Anshar
SUARASULTRA.COM, KONAWE – Dalam rangka menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pilpres yang akan dihelat pada tanggal 17 April 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe terus melakukan sosialisasi tata cara pencoblosan dan pendidikan pemilih.

 

Demi suksesnya pelaksnaan pesta demokrasi lima tahunan itu, ponggawa KPU Konawe pun turun ‘gunung’. Bukan hanya daerah pesisir yang disasar tetapi daerah pelosok pun mereka seruduk.

 

Diketahui, pekan lalu KPU Konawe menyambangi SMA Negeri 1 Kapoiala yang berada di daerah pesisir. Hari ini, Rabu (6/2/2019) giliran sekolah swasta yang berada di daerah pelosok yakni SMK Terpadu Al Anshar di Kecamatan Padangguni yang menjadi tujuan sosialisasi.

 

Komisioner KPU Kabupaten Konawe, Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas), Pendidikan Pemilih dan SDM, Andang Masnur mengatakan bahwa untuk memberi pendidikan kepada pemilih pemula tentang tata cara pencoblosan, pihaknya terus menyasar sekolah-sekolah menengah atas yang ada di Kabupaten Konawe, baik sekolah negeri maupun swasta.

 

“Untuk goes to school ini, minggu lalu kita sudah menyasar daerah pesisir Konawe. Hari ini kita ke daerah pelosok yaitu Kecamatan Padangguni. Bukan hanya sekolah negeri tetapi sekolah swasta juga menjadi sasaran kita,”kata Andang sapaan akrab Kordiv SDM KPU Konawe itu melalui siaran Pers, Rabu (6/2).

 

Andang menyebutkan bahwa SMK Al Anshar ini memang sama sekali belum pernah dikunjungi oleh KPU Konawe selama ini.

 

Di sekolah swasta tersebut, Andang memberikan materi tentang tata cara pencoblosan dan seputar tahapan pemilu. Selain sosialisasi, Andang juga menghimbau peserta untuk menjadi bagian dari pemilih cerdas.

 

“Selain sosialisasi tahapan pemilu kita juga memberikan pemahaman kepada siswa untuk menolak politik uang dan memerangi hoax”.

 

Menurut Andang, salah satu yang menjadi ancaman negara ini adalah korupsi dan salah satu penyebabnya adalah politik uang yang dilakukan saat pemilu digelar.

 

“Begitu juga ancaman persatuan dan kesatuan NKRI ini bisa saja pecah dengan adanya hoax atau berita bohong yang narasinya ingin memecah persatuan diantara kita,”. kata Andang di hadapan para siswa.

 

Selanjutnya ia mengharapkan kepada para siswa untuk ikut serta mensosialisasikan materi yang disampaikan saat kegiatan tadi minimal kepada keluarga yang ada di rumah.

 

“Kami berharap agar siswa yang hari ini menyimak materi dari kami untuk ikut aktif mensosialisasikan materi kami minimal kepada keluarga di rumah,”harapnya.

 

Laporan : Redaksi
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
Make Image responsive
banner 120x600
  • Share
error: Content is protected !!