
Angin Kencang dan Ombak Besar Terjang Saponda Darat, Puluhan Rumah dan Perahu Nelayan Rusak
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Bencana alam berupa angin kencang yang disertai hujan lebat dan gelombang laut tinggi melanda Desa Saponda Darat, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (11/1/2026) malam sekitar pukul 19.30 WITA.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 32 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan parah. Kerusakan paling banyak terjadi pada bagian atap rumah yang roboh dan beterbangan akibat diterjang angin kencang.
Kepala Desa Saponda Darat, Baharuddin, mengatakan selain rumah warga, bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sarana penunjang mata pencaharian nelayan. Sekitar 20 unit perahu katinting milik warga dilaporkan rusak berat, hancur, bahkan patah-patah setelah dihantam ombak besar.
“Tidak hanya itu, dua orang nelayan juga dilaporkan kehilangan bodi perahu beserta mesin saat kejadian,” ungkap Baharuddin kepada awak media, Senin (12/1/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini belum diketahui secara pasti apakah bodi perahu dan mesin tersebut tenggelam atau terseret arus laut.
“Belum bisa dipastikan keberadaan perahu dan mesinnya, apakah tenggelam atau terbawa arus,” ujarnya.
Meski demikian, Baharuddin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dua nelayan yang sempat hanyut akibat cuaca buruk berhasil diselamatkan oleh rekan-rekannya setelah terlihat berenang sambil berteriak meminta pertolongan di tengah gelombang tinggi.
Lebih lanjut, Baharuddin menyebutkan bahwa kejadian ini mengingatkan warga pada bencana serupa yang pernah melanda desa tersebut pada tahun 1983 silam, di mana banyak rumah warga juga mengalami kerusakan parah akibat terpaan angin kencang dan gelombang besar.
Masyarakat Desa Saponda Darat pun berharap adanya perhatian dan respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Konawe, khususnya dalam bentuk bantuan darurat dan penanganan pascabencana.
“Mengingat cukup banyak warga yang terdampak, terutama para nelayan yang kehilangan alat mata pencaharian, kami sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah,” harap Baharuddin.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Saponda Darat bersama warga setempat masih melakukan pendataan jumlah kerusakan serta membersihkan sisa-sisa bangunan dan material yang rusak akibat bencana alam tersebut.
Laporan: Ilfa
Editor: Sukardi Muhtar
















