
Jelang Ramadhan 1447 H, HIMA Konawe Desak Pemda Tutup Sementara THM dan Toko Miras
SUARASULTRA.COM | KONAWE – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Himpunan Mahasiswa Kabupaten Konawe (HIMA Konawe) melalui Bidang Sosial, Budaya dan Keagamaan mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe untuk menutup sementara Tempat Hiburan Malam (THM) dan toko penjual minuman keras selama pelaksanaan ibadah Ramadhan 2026.
Desakan tersebut disampaikan Ketua Bidang Sosial, Budaya dan Keagamaan HIMA Konawe, Anang Syukur, dalam keterangan resminya, Selasa (17/2/2026).
Ia menegaskan, permintaan itu merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap stabilitas sosial serta penghormatan kepada umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
“Kami meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe agar segera mengeluarkan kebijakan penutupan sementara Tempat Hiburan Malam dan toko minuman keras selama Bulan Suci Ramadhan.
Ini demi menjaga ketertiban umum, menghormati nilai-nilai keagamaan, serta menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat, terlebih bagi THM dan penjual minuman keras yang berada dekat dengan tempat ibadah,” tegas Anang.
Menurutnya, Ramadhan adalah momentum sakral yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha hiburan dan penjualan minuman beralkohol.
Ia menilai, kebijakan penutupan sementara merupakan langkah preventif guna menghindari potensi gangguan ketertiban umum selama bulan suci.
Lebih lanjut, Anang menegaskan bahwa apabila aspirasi tersebut tidak diindahkan oleh pemerintah daerah, HIMA Konawe akan mengambil langkah lanjutan.
“Apabila tuntutan ini tidak direspons, maka HIMA Konawe akan melaksanakan aksi unjuk rasa sebagai bentuk tanggung jawab moral kami dalam menyuarakan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, HIMA Konawe juga mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Konawe untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kekhusyukan ibadah selama Ramadhan.
Sebagai organisasi kemahasiswaan daerah, HIMA Konawe menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan publik yang menyentuh aspek sosial, budaya, dan keagamaan di Kabupaten Konawe.
Laporan: Redaksi
















